Ajang Unjuk Bakat Melalui PORSADIN Kecamatan Cigombong 2020

Bogor.swaradesaku.com. Pekan Olahraga dan Seni Santri Diniyah (Porsadin) merupakan salah satu ajang pengembangan bakat dan kreatifitas Santri Diniyah dalam rangka Generasi Islam yang Kompeten dan mengukur kemampuan dan watak santri yang bermartabat dan memiliki akhlak yang mulia.

Demikian dikatakan salah satu Dewan Juri sekaligus seorang Penyuluh Agama Islam Teladan di lapangan alazim kecamatan cigombong Sabtu (25/01/2020).

Beliau menyampaikan, Porsadin kali ini merupakan yang ke 6 yang di laksanakan setiap dua tahun sekali. Dimana Porsadin  tahun ini  diikuti sekitar 35 Madrasah Diniyah se Kecamatan Cigombong, serta terdapat 12 cabang yang dilombakan diantaranya di bidang olahraga bulu tangkis, futsal dan atletik dan perlombaan keagamaan.

Murottal wal Imla, puisi islam, pidato bahasa arab dan bahasa indonesia, mars diniyah, cerdas cermat, kaligrafi dan musabakoh tilawatil quran

Beliau juga menuturkan, bersentuhan langsung dengan 688 peserta lomba pidato, baik putra maupun putri dari 35 Madrasah se kecamatan Cigombong.

Melalui lomba ini, telah terbukti eksistensi seluruh madrasah se Kecamatan cigombong yang merupakan salah satu peran aktif dalam Forum Komunikasi  Diniyah Takmiliyah (FKDT), “kata H. Ahmad Saripudin .

Kami bangga dengan Santri Diniyah yang mengikuti lomba kali ini, mereka mampu menyampaikan  pesan agama secara sistematis, dimana isi dari pidato bisa dikemas dengan gaya yang bagus.

Ditempat yang sama ketua panitia, Oding Saputra, menuturkan kepada Media,”apabila potensi ini dipupuk dengan teratur dan baik, maka akan tercetak mubaligh-mubaligh cilik yang sholeh dan sholehah, karena Santri Diniyah merupakan garda terdepan umat islam diantaranya melalui kegiatan Porsadin ini, ”tuturnya.

Masih ungkap Oding, madrasah  Diniyah merupakan lembaga pendidikan non Formal yang secara spesifik menggali dan mengembangkan nilai-nilai ajaran Islam yang dapat meletakan dasar-dasar keilmuan untuk menciptakan insan yang beriman, bertakwa dan berakhlakul karimah.

Selamat berjuang ustadz dan ustadzah untuk selalu menegakan agama Allah melalui Porsadin ini. Kemuliaan akan selalu menyertai kehidupan  para pejuang Islam di masa mendatang,”pungkas Oding Saputra.

Reporter: (Ade Arfan/Rusdi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *