• Sel. Mei 5th, 2026

Cirebon.swaradesaku.com. Kondisi jalan penghubung Desa Suci dan Kalijaga, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, dikeluhkan warga. Jalan yang menjadi salah satu jalur vital perekonomian itu kini rusak parah, dipenuhi lubang dan sangat rawan menimbulkan kecelakaan.

Kerusakan semakin membahayakan saat hujan turun. Lubang-lubang di badan jalan tertutup genangan air sehingga tidak terlihat oleh pengendara. Akibatnya, pengguna jalan harus ekstra hati-hati saat melintas di jalur tersebut.

Tokoh masyarakat Kalijaga, Blok Rangda Kuning, Desa Mundu Pesisir, Iman, menyampaikan bahwa keluhan warga terus bermunculan. Ia menegaskan masyarakat mendesak pemerintah segera mengambil tindakan nyata.
“Masyarakat berharap keseriusan Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk segera merealisasikan perbaikan jalan ini. Ini jalur penting bagi transportasi ekonomi dan industri di Kecamatan Mundu,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).

Keluhan serupa disampaikan Toto M. Sa’id, warga Desa Suci. Ia menilai kerusakan jalan bukan sekadar lubang biasa, melainkan sudah dalam dan berbahaya, sehingga membutuhkan penanganan serius dari pemerintah daerah dan instansi terkait.

“Jangan rakyat dipaksa terus bersabar, sementara janji hanya dipoles tanpa realisasi. Diam bukan lagi pilihan,” tegasnya.
Menurutnya, tidak ada lagi ruang untuk kompromi. Perbaikan jalan dalam waktu dekat adalah keharusan, bukan sekadar janji.

Kondisi jalan yang berlubang, aspal mengelupas, dan genangan air menjadikan jalur Suci–Kalijaga rawan kecelakaan, terutama di musim hujan.
Warga lainnya dari Setu Patok juga menegaskan bahwa jalan tersebut merupakan urat nadi penghubung antar desa di wilayah Kecamatan Mundu.

“Kerusakan ini menghambat aktivitas perekonomian dan membahayakan keselamatan warga. Kami mendesak perbaikan segera dilakukan,” ungkapnya.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Cirebon menjadikan perbaikan jalan Suci–Kalijaga sebagai prioritas, sebelum jatuh korban lebih banyak akibat kondisi jalan yang terus memburuk.

( Falah )