Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan PGRI ( YPLP) Adalah Anak Lembaga PGRI

    Bogor.swaradesaku.com. PGRI yang berdiri seratus hari setelah Proklamasi tepatnya jatuh di tanggal 25 Nopember 1945 merupakan Lembaga pendidikan swasta yang membantu
    Pemerintah dalam membangun pendidikan mencerdaskan kehidupan bangsa.


    PGRI adalah lembaga pendidikan swasta. seiring berkembangnya sistem dan Hukum maka dibentuklah anak lembaga yaitu Yayasa pembina lembaga pendidikan PGRI ( YPLP – red )


    Saat pewarta swaradesaku.com menemui ketua lembaga YPLP di kantor PGRI Kab Bogor (30/10/19).
    Ukay Sukarna menuturkan apa Indikator dan mekanisme pendidikan lembaga PGRI.
    ” Berdirinya lembaga PGRI yaitu pada tanggal 25 Nopember 1945.


    Pendidikannya sangat Linear sekali dengan organisasi profesi dan pendidikan.
    Pada saat itu pemerintah mempunyai kendala serta belum memadai menampung peserta didik baru.


    Sehingga muncullah sekolah swasta pada saat itu adalah sekolah PGRI serta Muhamadyah yang dapat membantu pemerintah menampung siswa-siswi didik baru.


    Dengan keterbatasan pemerintah maka lembaga PGRI membangun sekolah serta
    menampung siswa-siswi yang tidak dapat melanjutkan pendidikan di sekolah pemerintah.


    Sekolah PGRI Muncul di setiap daerah disetiap kecamatan ada diseluruh Indonesia.


    Peranan YPLP dalam mendukung pendidikan yang di lakukan sekolah-sekolah PGRI sangat lah besar.
    YPLP di bentuk pada tahun 64 sebagai penyelenggara pendidikan selalu berkontribusi dalam memajukan serta peningkatan mutu pendidikan agar selaras dengan pendidikan pemerintah ( negeri – red ). ” ungkap Ukay.


    Lebih lanjut ukay sukarna berharap kepada guru pengajar agar menjadi guru yang profesional dibidangnya.
    Visi & Misi YPLP Adalah mewujudkan pendidikan yang bermutu.


    Sekolah-sekolah berbasis kompentensi, berbasis karakter serta berbasis literasi.
    PGRI mempunyai sekolah sebanyak sembilan puluh satu sekolah terdiri dari sekolah PAUD, TK, SMK dan SMA.
    Sekolah dikatakan bermutu jika stockholder, komite sekolah serta anak didik merasa puas.
    ( Han * )

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *