Cilebut Timur Produksi Bilik Sterilisasi Covid-19, Kini Untuk Dijual

Bogor.swaradesaku.com.
Desa Cilebut Timur Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor memproduksi Bilik Sterilisasi Covid-19 berawal dari kebutuhan masyarakat terkait pandemi virus corona yang sudah masuk di wilayah Kabupaten Bogor.

“Mulanya kami memproduksinya atas permintaan dari DKM Al Hidayah yang berada di Universitas Juanda, Ciawi Bogor, kemudian kami memproduksinya untuk kepentingan Desa Cilebut Timur yang sudah terpasang di halaman masuk kantor desa dan berlanjut atas permintaan DKM yang terdapat di desa Cilebut Timur,” ungkap Herman, Ketua RT 02/01 sang inisiator dan produsen bilik sterilisasi ditemui d kantor Desa Cilebut Timur, Kamis (16/4/20).

Herman menyatakan produknya siap untuk dijual di pasaran; “Sekarang kami siap memproduksi dengan jumlah sesuai dengan pesanan. Maka kepada siapapun yang membutuhkannya silahkan menghubungi kami melalui nomor kontak media swaradesaku.com dan akan kami berikan dengan harga terjangkau,” ungkap RT Herman berpromosi.

Jangan kuatir, lanjut Herman, karena bahannya dibuat dari baja ringan dengan dinding mica transparant menggunakan mesin semprot otomatis. Adapun bahan cairannya dapat pula kami sediakan dengan air sabun tertentu yang telah dinyatakan aman karena dibuat dari cairan sabun mandi biasa.

Ditanya mengenai kapasitas produksi, Herman menjelaskan dapat ditambah sesuai kebutuhan karena tenaga kerjanya memanfaatkan dari masyarakat yang kebetulan banyak sedang di rumah terkait anjuran untuk tetap tinggal di rumah.

Berbeda dengan Herman yang mempromosikan barang buatannya, Kepala Desa Cilebut Timur, Muchtar Kelana mengatakan upayanya memerangi penyebaran virus corona; “Alat ini kami sediakan sebagai upaya untuk memerangi kemungkinan penyebaran virus corona, karena kita tidak tahu masyarakat yang datang di kantor desa apakah membawa virus atau tidak, dengan penyemprotan disinfektan dapat diharapkan jika ada virusnya akan mati dan masuk ke kantor desa dengan bebas tanpa virus,” ungkap Muchtar di ruang kerjanya.

Terkait penyemprotan lingkungan, Muchtar mengatakan telah melakukannya ahir bulan Maret 2020 selama 1 minggu dibantu oleh seluruh lapisan masyarakat terutama kaum muda dari Karang Taruna sebagai petugas penyemprotan dibantu oleh perangkat dan unsur pemuka masyarakat desa lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Muchtar menghimbau agar seluruh warganya tetap tenang namun waspada dengan cara menahan diri tetap di rumah kecuali kepentingan mendesak dengan mengenakan masker, hindari kerumunan masa dan tetap menjaga jarak aman 2 meter, jaga kebersihan rumah, kebersihan diri, cuci tangan menggunakan sabun setelah memegang barang yang kemungkinan terdapat virus, hati -hati kontak dengan hewan, rajin berolah raga dan jangan lupa berdoa pada setiap kesempatan agar pandemi ini cepat berlalu agar kita semua dapat kembali melakukan aktivitas seperti sedia kala.

(DidiS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *