Cirebon.swaradesaku.com. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Cirebon menunjukkan komitmen sosialnya di bulan suci Ramadan dengan menggelar aksi berbagi takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan, Jumat (27/02/2026). Kegiatan ini dipusatkan di depan Sekretariat Kantor PWI Kota Cirebon dan berlangsung dengan penuh kehangatan serta semangat kebersamaan.
Ketua PWI Kota Cirebon, Moch. Alif Santosa, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud rasa syukur sekaligus upaya mempererat tali silaturahmi antara insan pers dengan masyarakat.
“Tahun 2026 ini kita bersyukur masih diberikan kesempatan untuk kembali berbagi takjil di bulan Ramadan. Sasaran kita adalah teman-teman ojek online, warga yang melintas, hingga masyarakat umum yang berada di sekitar kantor PWI,” ujarnya.
Usai pembagian takjil, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang diikuti para pengurus dan anggota PWI Kota Cirebon. Momen tersebut menjadi ajang memperkuat soliditas internal organisasi sekaligus mempererat rasa kekeluargaan antarjurnalis.
Hal yang menarik dari aksi sosial kali ini adalah seluruh paket yang dibagikan—terdiri dari 50 kilogram paket pangan dan 50 menu berbuka puasa—merupakan hasil donasi mandiri para jurnalis yang tergabung dalam PWI Kota Cirebon.
“Kegiatan ini murni dari teman-teman wartawan. Tidak ada keterlibatan sponsor atau pihak eksternal. Semangatnya sederhana, kami ingin berbagi dari kantong sendiri sebagai bentuk kepedulian dan rasa empati,” tegas Alif.
Senada dengan itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Kota Cirebon, Hedy Herdyanto, menambahkan bahwa seluruh pengurus dan anggota turun langsung ke lapangan membagikan paket takjil kepada abang becak, pemulung, pengemudi ojek online, hingga pengendara motor.
“Alhamdulillah, sore ini seluruh rekan-rekan pengurus dan anggota hadir dan terlibat langsung. Apa yang kita berikan mungkin tidak seberapa, namun semoga menjadi ladang amal dan membawa keberkahan bagi keluarga besar PWI Kota Cirebon,” ungkapnya.
Aksi yang dilakukan PWI Kota Cirebon ini bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Lebih dari itu, langkah turun langsung ke jalan dan berbagi dari hasil patungan internal menunjukkan bahwa profesi wartawan tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang nyata.
Di tengah tantangan dunia pers yang semakin kompleks—mulai dari tekanan ekonomi media hingga dinamika sosial politik—kegiatan seperti ini menjadi pengingat bahwa jurnalisme sejatinya lahir dari keberpihakan kepada masyarakat. Wartawan bukan hanya pengamat realitas, tetapi juga bagian dari realitas sosial itu sendiri.
Semangat berbagi tanpa sponsor juga menjadi pesan kuat bahwa solidaritas tidak selalu harus menunggu dukungan besar. Justru dari kebersamaan sederhana dan gotong royong internal, nilai keikhlasan terasa lebih kuat dan tulus.
Ramadan menjadi momentum refleksi bagi insan pers untuk tidak hanya menjaga integritas pemberitaan, tetapi juga memperkuat empati dan kepedulian sosial. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi tradisi berkelanjutan serta menginspirasi komunitas lain di Kota Cirebon untuk turut menebar kebaikan di bulan penuh berkah.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan semangat kebersamaan yang tercermin dalam slogan solidaritas PWI Kota Cirebon, menegaskan bahwa kebersamaan adalah kekuatan, dan berbagi adalah wujud nyata kepedulian.
( Ade Falah )
