Pemcam Caringin Gelar Musrembang Raker Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2021

Bogor.swaradesaku.com. Dengan mengambil tema, “Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan Pancakarsa”
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan merupakan forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan (stakeholder) Desa, guna menyerap aspirasi dan kebutuhan maayarakat yang kemudian dituangkan dalam kesepakatan Rencana Kerja Pembangunan (RKP) Desa, tahun anggaran yang direncanakan dengan mengacu pada RPJM Desa.

“Musrembang ini kan setiap tahunnya rutin dilaksanakan, baik ditingkat Desa, Kecamatan maupun di Kabupaten. Dimana, tujuannya untuk menampung aspirasi kebutuhan masyarakat dan Desa,” kata Bapeda litbang Kabupaten Bogor, Endik Supiani, usai mengikuti acara Musrembang Raker Pemerintah Daerah tahun 2021 di Gedung serbanguna Kinasih Resort & Conference, Caringin, Rabu (05/2/2020).

Menurutnya, saat ini pelaksanaan Musrembang muatannya tak terlepas dikaitkan dengan kegiatan Bupati Bogor melalui program Pancakarsa. Namun, untuk Pancakarsa ini, Kami sendiri hanya memiliki tiga program kegiatan, diantaranya Bogor Maju, Bogor Membangun dan Bogor Berkeadaban.

Masih kata Endik, Adapun usulan yang di rangkum untuk Kecamatan Caringin mengenai usulan dari 12 Desa mencapai 89 miliar namun yang ada di pagu hanya 14,8 miliar dan di tambah lagi, ada Kebijakan Bupati 1 desa 1 miliar jadi jumlah 26,8 miliar, terangnya.

“Pada dasarnya agar tewujudnnya Bogor termaju, nyaman dan Berkeadaban, yakni membangun fasilitas-fasiltas, Bogor Membangun lebih mengutamakan pada kegiatan di Desa-Desa dengan kata lain melakukan pemantauan seperti pada pembangunan jembatan, Jalan yang menuju askes palayan Desa itu yang harus didahulukan, Termasuk, pembangunan jalan penghubung antar dua Desa,” ujarnya.

Camat Caringin ‘Euis Ratna Komala, menyampaikan bahwa isi dari pada musrembang kali ini menerangkan soal sejumlah kegiatan safari pembangunan 2020 yang dipersiapkan untuk tahun 2021.

“Salah satunya disinergikan dengan Pancakarsa program Bupati Bogor. Tapi, meskipun demikian kemungkinan bisa berubah lagi. Karena pagu indikatif kita yang di ajukan dari tiap desa 89 miliar, sekarang hanya 14,8 miliar, mudah-mudahan ada tambahan lagi sesuai keinginan kita,” ucapnya.

Ia menyebut, dari semua management usulan Musrembang Desa sudah dilaksanakan, bahkan pihak Pemerintah Kecamatan sudah mengakomodir soal apa yang menjadi kebutuhan Desa.

“Semua yang kita lakukan untuk kemajuan Desa, bukan untuk kita. Karenanya, dengan peluang seperti ini akan ada respon dengan apa yang menjadi kebutuhan Desa baik itu mengenai Dana Desa maupun lainnya,” terang Camat.

Lebih lanjut Camat mengatakan program Pancakarsa sendiri lebih menitik beratkan pada kebutuhan masyarakat yang ada di Desa, dengan kata lain membangun dari Desa.

“Dari Pancakarsa ini, perlu diangkat sebab banyak hal yang berhubungan dengan desa, mulai dari kebutuhan sarana ibadah, pendidikan atau hal lain yang berkaitan dengan Desa,Mengapa, sebab program Bupati melalui Pancakarsa ini sangat jelas yakni membangun dari desa, tutupnya.

Reporter: (Rusdi/Ade Arfan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *