• Ming. Jun 21st, 2026

RSUD Waled Matangkan Persiapan Reakreditasi, Seluruh Pegawai Digembleng Standar Mutu Pelayanan

Cirebon.swaradesaku.com. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waled Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan Inhouse Training yang melibatkan seluruh sumber daya manusia (SDM) dan tenaga kesehatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta memperkuat kesiapan seluruh unit dalam menghadapi proses reakreditasi rumah sakit tahun 2026.

Seluruh SDM dan tenaga kesehatan RSUD Waled mengikuti pelatihan internal tersebut sebagai bagian dari persiapan penilaian ulang akreditasi rumah sakit. Kegiatan ini memberikan pemahaman menyeluruh mengenai standar akreditasi rumah sakit sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan, termasuk penerapan tata kelola rumah sakit, peningkatan mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP) di setiap unit pelayanan.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi penting, di antaranya kebijakan mutu dan akreditasi rumah sakit, penerapan sasaran keselamatan pasien, manajemen risiko, pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI), peningkatan mutu berkelanjutan, hingga evaluasi dan dokumentasi pelayanan kesehatan. Materi tersebut menjadi bagian penting dalam pemenuhan standar akreditasi sekaligus peningkatan kompetensi SDM rumah sakit.

Direktur RSUD Waled, dr. Deni Wirhana Surjono, menegaskan bahwa akreditasi bukan hanya berkaitan dengan penilaian administratif, melainkan menjadi sarana membangun budaya kerja yang berorientasi pada keselamatan pasien dan pelayanan prima.

“Melalui Inhouse Training ini, kami berharap seluruh pegawai memiliki pemahaman yang sama terhadap standar akreditasi sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan profesional kepada masyarakat,” ujarnya, Minggu ( 21/6/26)

Sementara itu, Sekretariat Akreditasi RSUD Waled, Nisa Khoirullisani, menjelaskan bahwa dalam pelatihan tersebut seluruh SDM dan tenaga kesehatan mendapatkan pembelajaran mengenai enam materi utama, yakni Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP), Bantuan Hidup Dasar (BHD), komunikasi efektif, Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK) termasuk penanganan kebakaran dini, Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), kepatuhan kebersihan tangan, penggunaan alat pelindung diri (APD), pengelolaan limbah, serta berbagai materi pendukung lainnya.

Tidak hanya menerima teori, para peserta juga secara langsung melakukan praktik dan simulasi dari materi yang telah diberikan. Metode ini bertujuan agar seluruh pegawai mampu memahami dan menerapkan standar pelayanan secara optimal dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Dengan persiapan yang matang serta keterlibatan seluruh SDM, RSUD Waled optimistis dapat mempertahankan bahkan meningkatkan capaian Akreditasi Paripurna. Langkah tersebut sekaligus menjadi komitmen rumah sakit dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan profesional.

( Falah )