• Sen. Jun 8th, 2026

Bogor.swaradesaku.com. Semangat pelestarian budaya Sunda mewarnai pelaksanaan Babakti Tugu Kujang 2026 yang digelar di kawasan Tugu Kujang, Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor, Minggu (7/6/2026). Kegiatan yang menjadi simbol penghormatan terhadap warisan budaya leluhur tersebut dihadiri berbagai tokoh nasional, pejabat daerah, budayawan, seniman, organisasi masyarakat, serta masyarakat Kota Bogor.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Dian Herdiawan,
para sesepuh budayawan, tokoh masyarakat, komunitas seni budaya, serta sejumlah insan pers yang memiliki perhatian terhadap pelestarian budaya daerah.

Ketua Panitia Babakti Tugu Kujang 2026, Tjetjep Thoriq, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai budaya Sunda yang telah menjadi identitas masyarakat Bogor dan Jawa Barat.

Babakti Tugu Kujang bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk kecintaan terhadap budaya dan sejarah yang diwariskan para leluhur. Kami berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga dan melestarikan budaya Sunda sebagai bagian dari jati diri bangsa,” ujar Tjetjep Thoriq.

Menurutnya, Tugu Kujang sebagai ikon Kota Bogor memiliki makna filosofis yang kuat dan menjadi simbol kebanggaan masyarakat Sunda yang harus terus dijaga keberadaannya.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Jurnalis Nusantara Indonesia (AJNI), Achmad Hidayat, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Babakti Tugu Kujang 2026 sebagai upaya menjaga eksistensi budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

Menurut Achmad Hidayat, budaya merupakan salah satu pilar penting dalam membangun karakter bangsa dan memperkuat identitas nasional. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikannya.

“Kami dari AJNI sangat mengapresiasi kegiatan Babakti Tugu Kujang 2026 ini. Budaya adalah warisan luhur yang harus terus dijaga dan dikenalkan kepada generasi muda. Kegiatan seperti ini bukan hanya memperkuat kecintaan terhadap budaya daerah, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan, kebersamaan, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap jati diri bangsa Indonesia,” ungkap Achmad Hidayat.

Ia menambahkan bahwa media dan insan pers memiliki peran strategis dalam mendokumentasikan, mempublikasikan, dan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga warisan budaya sebagai bagian dari kekayaan bangsa yang tidak ternilai.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan budaya yang melibatkan para budayawan, seniman, serta komunitas budaya dari berbagai wilayah di Kota Bogor.

Kehadiran Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko, perwakilan Pemerintah Kota Bogor, tokoh budaya, insan pers, dan berbagai elemen masyarakat menjadi bukti bahwa pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Melalui Babakti Tugu Kujang 2026, semangat gotong royong, penghormatan terhadap kearifan lokal, serta kecintaan terhadap budaya bangsa kembali diteguhkan sebagai bagian penting dalam membangun karakter masyarakat dan memperkuat identitas nasional.

(Red)