Cirebon.swaradesaku.com. Suasana religius dan penuh kekeluargaan tampak menyelimuti kegiatan pangajian rutin malem mingguan yang digelar di Masjid Jami’ Baiturrohim, Desa Karangsuwung, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon, Sabtu malam (09/05/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DKM Masjid Jami’ Baiturrohim, KH Wawan Ridwan, yang terus mengajak masyarakat untuk aktif mengikuti pengajian rutin sebagai sarana memperkuat keimanan, menambah wawasan keislaman, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah kehidupan bermasyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, tausiyah dan kajian agama diisi oleh Ustadz Junaedi dan Ustadz Goni. Kedua penceramah menyampaikan materi keagamaan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, sehingga jamaah tampak antusias mengikuti setiap rangkaian pengajian yang berlangsung khidmat dan penuh makna.
Tidak hanya kalangan orang tua, sejumlah pemuda dan masyarakat sekitar juga terlihat hadir mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini menunjukkan tingginya semangat masyarakat dalam menjaga tradisi pengajian dan syiar Islam di lingkungan Desa Karangsuwung.
Pengurus DKM Jami’ Baiturrahim menyampaikan bahwa kegiatan pangajian rutin ini menjadi salah satu upaya untuk membangun masyarakat yang religius serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya ilmu agama dalam kehidupan sehari-hari. Selain menjadi wadah menimba ilmu, pengajian rutin malam minggu juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga agar hubungan sosial dan kebersamaan tetap terjaga dengan baik.
“Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat, khususnya generasi muda, semakin dekat dengan masjid dan menjadikan pengajian sebagai kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar salah satu pengurus DKM.
Selain menjadi agenda rutin mingguan, kegiatan tersebut diharapkan mampu menjadi media pembinaan akhlak dan moral masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.
Dengan suasana yang sederhana namun penuh kekhusyukan, pengajian rutin malam minggu di Masjid Jami’ Baiturrohim terus menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, religius, dan penuh kebersamaan.
( Falah )
