• Rab. Feb 25th, 2026

Rombak Besar-Besaran, Bupati Cirebon Imron Lantik 200 Pejabat, Sinyal Penyegaran Total Birokrasi

Cirebon.swaradesaku.com. Sebanyak 200 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon resmi dilantik, Selasa (24/2/2026). Pelantikan yang mencakup pejabat eselon II hingga tingkat pelaksana tersebut menjadi momentum penting dalam penataan birokrasi sekaligus penegasan komitmen peningkatan kinerja.

Bupati Cirebon, Imron, menekankan bahwa seluruh pejabat yang dilantik harus bekerja secara profesional, bertanggung jawab, dan mampu menunjukkan kinerja nyata sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

Menurut Imron, peningkatan profesionalisme aparatur merupakan kebutuhan mendesak. Ia mengakui masih terdapat sejumlah target dan capaian kinerja perangkat daerah yang belum optimal, sehingga dibutuhkan perubahan pola kerja yang lebih progresif dan terukur.
“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Profesionalisme itu bukan pilihan, tapi keharusan,” tegasnya.

Selain soal profesionalisme, Imron secara terbuka menyoroti minimnya inovasi yang dilakukan para pejabat selama ini. Padahal, pemerintah daerah telah memberikan ruang dan keleluasaan bagi setiap perangkat daerah untuk berkreasi dan menghadirkan terobosan sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.

“Saya jarang melihat inovasi dari para pejabat. Padahal kesempatan untuk berinovasi itu terbuka lebar dan sangat dibutuhkan untuk mendorong percepatan kinerja,” ungkap Imron.

Ia juga memastikan bahwa seluruh proses pengisian jabatan telah melalui mekanisme dan pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hal tersebut yang menyebabkan proses rotasi dan mutasi memerlukan waktu cukup panjang.
“Semua eselon harus sesuai dengan pertek BKN. Karena itu prosesnya cukup panjang. Begitu pertek turun, langsung kami lantik,” ujarnya.

Dengan pelantikan ini, Imron berharap para pejabat definitif yang baru dapat segera beradaptasi, bekerja cepat, serta memberikan pelayanan publik yang lebih maksimal bagi masyarakat Kabupaten Cirebon.

Daftar Rotasi dan Mutasi Strategis
Rotasi dan mutasi kali ini turut mengisi sejumlah jabatan strategis yang sebelumnya diisi oleh pelaksana tugas (Plt).
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) kini dijabat Dadang Raiman, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag).

Jabatan Kadisperindag diisi Suhartono, sebelumnya staf ahli.
Hilman Firmansyah, mantan Kadishub, dipercaya menjabat Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP).

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, Fajar Sutrisno, dipromosikan menjadi Kepala Dinas Pariwisata.
Mantan Sekretaris Badan Bapenda, Mira, dilantik menjadi Sekretaris DPRD (Setwan) Kabupaten Cirebon.

Kabid SD Disdik, Andri Firmansyah, naik jabatan menjadi Sekretaris Dinas Pendidikan.
Mantan Sekdis Disdik, Yadi Supriyadi, kini menjabat Sekretaris BKPSDM.

Di DPUTR, mantan Kabid Bina Marga, Iwan Santoso, dipromosikan menjadi Sekretaris DPKPP.
Posisi Kabid Bina Marga kini diisi Reza, sebelumnya Kabid PSDA.
Jabatan Kabid PSDA dipercayakan kepada Bambang, mantan Kepala UPT Latbeng.

Pelantikan ratusan pejabat ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan titik krusial dalam pembenahan tata kelola pemerintahan Kabupaten Cirebon.
Rotasi jabatan juga harus dimaknai sebagai penyegaran organisasi, bukan sekadar perpindahan kursi. Pejabat yang kini mengisi posisi definitif memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk membuktikan kapasitasnya.

Masyarakat Kabupaten Cirebon kini menunggu bukti nyata: apakah pelantikan ini akan menjadi awal percepatan pembangunan dan reformasi birokrasi, atau justru berjalan seperti biasa tanpa perubahan signifikan. Waktu dan kinerja para pejabat lah yang akan menjawabnya.

( Ade Falah )