Bogor.swaradesaku.com.Keterlambatan pencairan dana Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) dari Pemda Kabupaten Bogor disebabkan lambatnya laporan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari Ketua Panitia.

    Hal tersebut dikatakan Jamaludin, Kasie Pemerintahan Desa (Pemdes) Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bogor kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (25/10) lalu.

    “Sejak 1 Oktober lalu, pihak Pemda sudah mempersilahkan pencairan dana Pilkades dengan persyaratan mengirimkan DPT lengkap dengan berita acaranya, dan hingga kini masih ada 5 desa dari 274 desa yang melaksanakan Pilkades, dan keterlambatan tersebut disebabkan Panitia Pilkades yang belum mengajukan usulan pencairan,” ungkap Jamal.

    Kemungkinan keterlambatan, menurut Jamal disebabkan Panitia mengajukannya terlambat karena masalah teknis di lapangan terkait proses veripikasi untuk merubah DPS dan mendata DPTamb (Daftar Pemilih Tambahan) hingga menjadi DPT yang ditandatangani oleh Panitia bersama Calon Kepala Desa (Calkades).

    Dari DPT tersebut, masih menurut Jamal diajukan ke Kecamatan untuk diperiksa lebih lanjut dan dari pengalaman masih saja ada permasalahan kesalahan ketik atau administratif lainnya sehingga harus dikembalikan kepada panitia Pilkades yang bisasanya juga memakan waktu.

    Setelah DPT lengkap dengan berkas lampirannya terpenuhi sesuai aturan, lanjut Jamal pihak Pemda akan mentransfer uangnya langsung ke rekening desa sejumlah DPT kali 15 ribu rupiah per DPT,untuk diserahkan kepada pihak Panitia, pungkasnya.(Han)

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *