Cirebon.swaradesaku.com. Semangat toleransi dan kebersamaan antarumat beragama kembali ditunjukkan di wilayah Cirebon Timur. Forum Antar Umat Beragama Cirebon Timur (Formatur) menggelar rapat persiapan kegiatan bakti sosial berupa pembagian takjil dan buka puasa bersama lintas agama dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan.
Rapat persiapan tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Hikmah Mahabbatul Qur’an Karangmekar Kecamatan Karangsembung Kabupaten Cirebon dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dari lintas agama, mulai dari pemeluk agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu hingga Buddha. Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama dari Kecamatan Karangsembung, Karangwareng dan Lemahabang, serta sejumlah aliansi LSM dan organisasi kemasyarakatan yang ada di wilayah Kecamatan Karangsembung, Lemahabang, dan Karangwareng, Dan hadir Pula Kapolsek Karangsembung, Senin ( 9 Maret 2026 ).
Dalam rapat tersebut disepakati bahwa kegiatan bakti sosial berupa pembagian takjil dan buka puasa bersama lintas agama akan dilaksanakan pada Jumat, 13 Maret 2026, dengan lokasi kegiatan di depan SMA dan SMP Nahdlatul Ulama Pande, Kecamatan Lemahabang.
Kegiatan ini rencananya akan melibatkan berbagai elemen masyarakat lintas agama sebagai bentuk nyata kepedulian sosial serta upaya mempererat hubungan persaudaraan antarumat beragama di wilayah Cirebon Timur.
Selain berbagi takjil kepada para pengguna jalan dan masyarakat sekitar, kegiatan tersebut juga akan dilanjutkan dengan buka puasa bersama yang diharapkan menjadi ruang silaturahmi antar tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai organisasi kemasyarakatan.
Inisiatif kegiatan lintas agama seperti yang dilakukan Forum Antar Umat Beragama Cirebon Timur ini menjadi contoh nyata bagaimana nilai-nilai toleransi dan kebhinekaan dapat diwujudkan dalam tindakan konkret di tengah masyarakat.
Di tengah berbagai tantangan sosial dan potensi gesekan yang kerap muncul akibat perbedaan latar belakang, kegiatan bersama lintas agama justru mampu menjadi jembatan yang memperkuat rasa saling menghormati, saling memahami, serta mempererat persaudaraan antar warga.
Momentum bulan suci Ramadan juga sering kali menjadi ruang yang tepat untuk membangun solidaritas kemanusiaan. Meski Ramadan merupakan bulan suci bagi umat Islam, nilai-nilai berbagi, kepedulian sosial, dan kebersamaan yang terkandung di dalamnya bersifat universal dan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang perbedaan keyakinan.
Kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama lintas agama bukan sekadar agenda seremonial, melainkan juga simbol kuat bahwa kehidupan masyarakat yang harmonis dapat terwujud ketika setiap kelompok mampu saling menghargai dan bekerja sama dalam semangat kemanusiaan.
Jika kegiatan seperti ini terus dijaga dan dikembangkan, bukan tidak mungkin Cirebon Timur dapat menjadi salah satu contoh daerah yang berhasil merawat kebhinekaan melalui aksi nyata di tengah kehidupan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, kegiatan lintas agama yang akan digelar pada 13 Maret mendatang diharapkan tidak hanya membawa kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima takjil, tetapi juga menjadi pesan kuat bahwa persatuan dan toleransi tetap menjadi fondasi penting dalam kehidupan berbangsa dan bermasyarakat.
( Ade Falah )
