• Sen. Apr 15th, 2024

Berkat Wartawan Swaradesaku Kini TKW Fatikah Pulang Ke Indramayu Dengan Selamat

Indramayu.swaradesaku.com. Fatikah (43) Tersenyum lega ketika petugas Konsulat Jenderal RI (KJRI) Arab Saudi mengirim ke Dammam Tiket pulang untuk dirinya.(15/9/23)

Tenaga Kerja Wanita (TKW) sering kali menangis bahkan gaji an nya pun sering di tunda, dengan menjadi Asisten Rumah Tangga (ART) yang tugas kerja sehari hari dirumah majikan sangat lah berat.

Petugas KJRI yang sudah membantu bahkan mengirim memberikan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) sebagai sebuah tiket pulang untuk keluar dari rumah majikan.

Dokumen pengganti paspor itu merupakan “Tiket” Fatikah untuk pulang ke kampung halaman dan meninggalkan kenangan pahit yang dijalani sebagai seorang Asisten Rumah Tangga di Dammam Negri penghasil minyak bumi terbesar itu.

Begitu ia menggenggam SPLP, Majikan Baba Rasyid juga Mama Maryam menyerukan ke Fatikah untuk segera mengemasi barang-barangnya yang masih tertinggal dikamarnya.banyak barang milik Fatikah sengaja ditinggal karena terburu-buru.

Fatikah, perempuan asal Blok Panggang Rt/002/Re 002 Desa Dukujati Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu provinsi Jawa Barat, Terpaksa mengadu nasib berangkat ke Dammam Arab Saudi sejak 4Tahun yang lalu untuk bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Fatikah berangkat ke Dammam melalui agen Tenaga Kerja Indonesia yang diduga secara ilegal. Awalnya, semua pekerjaan yang di jalaninya baik-baik saja.

Namun, selepas satu tahun pertama dia bekerja dirumah lama majikan. berjalanya waktu, 2 Tahun lebih pindah ke rumah baru majikan. Gaji yang biasa ia terima, mulai tidak dibayarkan oleh sang majikan.

Fatikah itu menceritakan pengalamanya kepada wartawan Swaradesaku Muslik Kabiro Indramayu.

Fatikah menuturkan bahwa majikan menunda, nunda kontrak pulang bahkan gajipun ditahan.

Karena sudah tidak tahan berlama-lama bekerja dirumah majikan gajinya tidak kunjung dibayarkan, Fatikah kemudian memutuskan minta bantuan ke Wartawan Swaradesaku untuk mencari solusi pulang.

Alhamdulilah saya dikasih solusi dari pihak media Swaradesaku agar mengurus ke KJRI dan pihak media pun membuat surat Pengaduan Ke BP2MI Kabupaten Indramayu alhamdulilah di respon dengan cepat.

Dalam proses singkat berjalan sekitar 3 Bulan Alhamdulillah ada jawaban bisa pulang dari pihak KBRI. Hari malam Jum’at (15/09/2023) sekitar 12:25 saya sudah sampai di kampung halaman Desa Dukujati, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terimakasih untuk media Swaradesaku yang slalu memberi informasi dan sudah menghubungkan KJRI/KBRI.Tutur Fatikah.

(Muslik).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *