• Sel. Jul 28th, 2026

Bogor.swaradesaku.com. Aliansi Pandawa Kabupaten Bogor mengeluarkan pernyataan sikap kritis dan keras terhadap lambatnya penanganan kasus dugaan korupsi mega proyek pembangunan RSUD Parung (Bogor Utara).

Ketua Koordinator Aliansi Pandawa, Rizwan Riswanto, secara tegas mempertanyakan kebijakan internal Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor di Cibinong yang memberikan pernyataan bahwa Kasi Pidsus tugas khusus atau di periksa kejagung.

Langkah ini dinilai janggal karena perkara korupsi yang sedang ditangani saat ini masih menggantung dan belum memiliki kejelasan hukum secara menyeluruh.

Aroma Tak Sedap: Tersangka Lain Seperti Jarum dalam Jerami
Kasus yang menelan anggaran fantastis mencapai Rp,93 miliar dari APBD Provinsi Jawa Barat ini terus menghembuskan aroma tidak sedap.

Hasil audit merilis angka kerugian negara yang sangat masif, yaitu sebesar Rp9,17 miliar.

Tragisnya, fasilitas yang sejak awal diproyeksikan menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) demi hajat hidup orang banyak, kini terpaksa “disulap” dan turun kasta hanya menjadi Klinik Utama Rawat Inap Parung karena bangunan tidak tuntas. Ini adalah tindakan yang sangat tidak berprikemanusiaan dan merugikan hak kesehatan warga Bogor Utara.

Hingga saat ini, Kejari Cibinong baru menahan satu orang Aparatur Sipil Negara (ASN) aktif berinisial BAP (mantan anggota Pokja Pemilihan Khusus 10).

Aliansi Pandawa menilai pencarian aktor-aktor intelektual lainnya bagaikan mencari jarum dalam tumpukan jerami. Mengapa penegakan hukum seolah terhenti di tingkat hilir?

Berdasarkan fakta pemeriksaan terbaru, tersangka BAP bahkan telah bernyanyi dan mengaku mendapatkan banyak tekanan serta perintah saat pembentukan kelompok kerja pengadaan.

Pengakuan krusial ini seharusnya menjadi momentum bagi kejaksaan untuk bergerak cepat menyeret para mafia proyek dan pejabat tinggi yang terlibat, bukan justru memperlambat tempo penyidikan.

Implementasi Sistem Busuk: Panas di Awal, Hilang di Akhir
Aliansi Pandawa menilai bahwa mandeknya kasus RSUD Parung merupakan cerminan nyata dari implementasi sistem yang busuk di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bogor.

Sistem ini terindikasi kuat terafiliasi dengan pola penegakan hukum lokal yang memiliki rekam jejak buruk:

selalu meledak-ledak dan panas di awal, namun perlahan redup, kabur, dan hilang tanpa kejelasan di akhir.

Ini adalah kenyataan hukum yang sangat memprihatinkan di Bumi Tegar Beriman.

Desakan Tegas Kepada Kejaksaan Agung RI
Menyikapi situasi yang penuh tanda tanya ini, Rizwan Riswanto selaku Ketua Koordinator Aliansi Pandawa menegaskan tuntutan kelompoknya:

* Mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) RI untuk segera turun tangan melakukan supervisi, pemeriksaan, dan evaluasi total terhadap kinerja para perangkat Kejari Cibinong Kabupaten Bogor.

* Evaluasi wajib dilakukan secara menyeluruh terhadap rekam jejak penanganan perkara dari tahun-tahun sebelumnya hingga tahun mencuatnya kasus RSUD Parung ini.

* Menuntut transparansi penuh terkait alasan penugasan khusus Kasi Pidsus di tengah penanganan perkara korupsi daerah yang belum tuntas.

Jangan sampai ada kesan bahwa penugasan khusus ataupun kelalaian penegakan hukum dalam kasus RSUD Parung sengaja dipelihara oleh oknum tertentu untuk mengaburkan potret kasus-kasus korupsi kakap lainnya pada tahun-tahun sebelumnya di wilayah Kabupaten Bogor.

Aliansi Pandawa akan terus mengawal kasus ini dan melipatgandakan gelombang protes jika tuntutan keterbukaan informasi dan penangkapan tersangka lain tidak segera direalisasikan oleh penegak hukum.

Bogor, 27 Juli 2026
Hormat Kami,
Rizwan Riswanto
Ketua Koordinator Aliansi Pandawa Kabupaten Bogor

(Redaksi)

Kepedulian Anda Adalah Semangat Kami

Salam Hormat…
Para Pembaca, Netizen yang dermawan serta baik hati, dengan kerendahan hati kami mohon bantuan donasi untuk Kelancaran Kami dalam menyajikan berita.

Dukungan Yang Anda Berikan Sepenuhnya Digunakan Untuk Biaya Operasional Dan Penulisan Berita, Serta Demi Kelancaran Kami Dalam Menyajikan Berita bermanfaat dan berkualitas, besar kecilnya Donasi Dari Anda Adalah Semangat Besar Bagi Kami

“Terima Kasih Atas Kepercayaan Dan Apresiasinya”.

Pindai Kode QRIS Dibawah Ini Untuk Berikan Donasi :