• Jum. Apr 17th, 2026

Bogor.swaradesaku.com. Pemerintah Desa (Pemdes) Pasir Muncang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor menerima kunjungan tamu dari Universiti Malaysia Terengganu (UMT) dalam rangka kegiatan studi banding terkait pengembangan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah).

Kegiatan ini dilaksanakan di aula kantor desa dan dihadiri oleh Kepala Desa Pasir Muncang, Yudi Wahyudin, serta Sekretaris Umum Forum UMKM Kabupaten Bogor, Bagas Jonathan. Turut hadir pula perwakilan dari Universitas Pakuan dan Universitas Pamulang, serta sekitar 20 pelaku UMKM dari Kecamatan Caringin yang mewakili pihak Kecamatan.

Sebanyak 55 peserta dari Malaysia hadir dalam kegiatan ini. Tujuan utama kunjungan adalah untuk berbagi pengetahuan dan berbagi pengalaman dalam pengembangan UMKM, khususnya di Desa Pasir Muncang. Salah satu sektor unggulan yang menjadi fokus adalah usaha konveksi yang melibatkan sekitar 20 pelaku usaha dari tiga RW.

Dalam sambutannya, Bagas Jonathan sebagai sekerertaris umum Firum UMKM Kabupaten Bogor menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan berharap kegiatan ini dapat membuka peluang kerja sama, termasuk dalam pemasaran produk UMKM di Desa Pasir Muncang melalui dukungan mahasiswa UMT.Teganul Malaysia.

Sementara itu, dengan adanya kunjungan dari Uversitas dapat membuka peluang pada UMKM di Desa Pasir Muncang selain dapat memperluas jangkauan pemasaraan produk kerajinan masyarakat setempat juga kegiatan ini bisa untuk berbagi ilmu dan pengalaman, nantinya produk- produk yang ada bisa di bantu dan di pasarkan oleh para Mahasiswa Universitas UMT Malaysia, ke luar Negara Indonesia dan banyak pengusaha yang bisa jalin kerja sama.

Sebagai bagian dari kegiatan, dilakukan pula pemberian cindera mata pada Kepala Desa Pasir Muncang Yudi Wahyudin dari pihak universitas UMT Teganul Malaysia yang di berikan oleh Dosen atas ke percayaan yang di berikan dari pihak Universitas, Setelah itu, rombongan langsung mengunjungi lokasi UMKM di bidang konveksi untuk melihat secara langsung proses produksi dan potensi usaha yang ada di Desa Pasir Muncang.

Diharapkan, kunjungan studi banding ini dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan daya saing dan kualitas produk UMKM, serta memperkenalkan hasil kerajinan tangan Desa Pasir Muncang ke tingkat yang lebih luas, termasuk pasar internasional.

(Usep)