• Sab. Mar 28th, 2026

Sikap Buruk Sekda Kabupaten Bogor: Ajat Rochmat Jatnika Diduga “Perdayai” Wartawan Dengan Janji Palsu

Bogor.swaradesaku.com. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, kini berada di bawah sorotan tajam. Sosok yang seharusnya menjadi teladan dan pengayom masyarakat, justru menunjukkan perilaku yang jauh dari etika kepemimpinan dengan diduga memberikan informasi bohong kepada awak media. Peristiwa ini bermula pada Rabu, 25 Maret 2026, ketika Sekda Ajat melalui pesan singkat WhatsApp mengundang beberapa wartawan untuk bersilaturahmi ke kantornya. Namun, undangan tersebut diduga hanyalah isapan jempol belaka.

Setibanya di kantor, para jurnalis yang datang dengan itikad baik justru diminta menunggu oleh petugas keamanan. Setelah dipaksa menunggu lebih dari dua jam tanpa kepastian, pihak keamanan akhirnya memberikan informasi bahwa Sekda Ajat tidak berada di tempat.

Tindakan Sekda Kabupaten Bogor ini dinilai sebagai penghinaan terhadap profesi jurnalis dan pilar keempat demokrasi. Seorang pemimpin sejati seharusnya merangkul dan memberikan contoh baik, bukan menunjukkan sifat yang tidak jujur. Membiarkan tamu yang diundang sendiri menunggu berjam-jam hanya untuk memberikan kabar kosong mencerminkan manajemen waktu dan etika komunikasi yang buruk dari seorang pejabat publik.

Dugaan kebohongan yang dilakukan Ajat Rochmat Jatnika mencederai hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dan media.

Masyarakat Kabupaten Bogor berhak memiliki pemimpin yang transparan dan memegang teguh ucapannya. Jika terhadap awak media saja seorang Sekda berani bertindak tidak jujur, bagaimana dengan tanggung jawabnya terhadap urusan publik yang lebih besar?.

Kekecewaan ini menjadi catatan hitam bagi birokrasi di Kabupaten Bogor yang seharusnya bergerak menuju keterbukaan informasi, bukan justru menciptakan sekat dan drama kebohongan.

(Tim/Red)