Jambi.swaradesaku.com. Musim kemarau panjang mulai memberikan dampak serius terhadap sektor pertanian di Desa Kunangan, Kecamatan Taman Rajo, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Puluhan petani mengeluhkan kondisi lahan persawahan yang mengalami kekeringan hingga tanah terlihat retak akibat hampir sebulan tidak turun hujan.
Diperkirakan sekitar 70 hektare lahan pertanian warga terdampak kekeringan. Kondisi tersebut membuat tanaman sulit berkembang dan sebagian petani terpaksa membiarkan lahan mereka ditumbuhi rumput karena tidak tersedia sumber air yang memadai.
Salah seorang petani, Asnawi, mengatakan kondisi kekeringan tahun ini cukup parah sehingga para petani khawatir mengalami gagal panen.
“Terpaksa tahun ini kami para petani menghadapi risiko gagal panen karena lahan sangat kering dan tidak ada sumber air,” ujar Asnawi.
Selain kekeringan, warga juga mengeluhkan kabut asap yang cukup tebal pada pagi dan sore hari. Kondisi tersebut disebut mengganggu aktivitas masyarakat, terutama karena jarak pandang menjadi terbatas dan sebagian warga mulai mengalami batuk-batuk.
Kondisi lahan pertanian yang semakin mengering akhirnya mendapat respons dari pemerintah. Pada Kamis (1/10/2026), Datuk Desa Kunangan, Ihsan, menerima bantuan mesin pompa air dari Dinas Pekerjaan Umum dan pihak terkait bidang pertanian untuk membantu mengatasi kekeringan yang melanda lahan warga.
Bantuan tersebut berupa satu unit mesin pompa air jenis Alkon beserta selang air yang langsung dipasang di lokasi persawahan.
Pompa digunakan untuk menyedot air dari Sungai Batanghari, kemudian dialirkan melalui selang menuju areal persawahan warga yang kondisi tanahnya terlihat kering dan retak-retak. Dalam pelaksanaannya, pemasangan dan pengaliran air turut melibatkan PT Sabang Raya.
Bantuan tersebut disambut positif oleh para petani. Mereka berharap distribusi air dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau seluruh lahan pertanian yang terdampak kekeringan.
Namun, keterbatasan waktu dan kondisi hari yang mulai sore menjadi kendala dalam proses pengairan lahan pada saat itu. Para petani berharap pemerintah dapat memperpanjang dukungan pengairan selama kondisi kemarau masih berlangsung.
Datuk Desa Kunangan, Ihsan, menyampaikan apresiasi atas respons pemerintah terhadap keluhan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas respons cepat Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, khususnya Dinas PU dan pihak pertanian Kecamatan Taman Rajo yang telah membantu masyarakat menghadapi kekeringan,” ujarnya.
Warga berharap bantuan pompa air tidak hanya bersifat sementara, tetapi dapat terus dioperasikan hingga kebutuhan air bagi lahan pertanian masyarakat terpenuhi dan ancaman gagal panen dapat diminimalkan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak koperasi dan Dinas PU belum memberikan tanggapan lebih lanjut terkait program pengairan dan langkah penanganan kekeringan untuk seluruh lahan pertanian yang terdampak.
(A.Muis)
