Bogor.swaradesaku.com. Rapat bersama antara PT Sarana Hayun Respati (SHARE Parking) dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor digelar di kawasan MM Jus Gadog, wilayah kerja UPT 3 Kabupaten Bogor. Kegiatan ini berfokus pada sosialisasi program retribusi parkir serta pemaparan kebijakan pemerintah daerah terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Rapat dihadiri langsung oleh perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor UPT 3, jajaran manajemen PT SHARE, serta para pengusaha dan pelaku usaha yang beroperasi di sekitar Jalan Umum (PJU) wilayah tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Agung selaku Direktur Parking PT Sarana Hayun Respati (SHARE Parking) hadir memimpin langsung tim perusahaan. Ia memaparkan secara rinci arahan pemerintah daerah terkait tata kelola retribusi parkir yang transparan, tertib, dan berkeadilan. Program ini bukan sekadar penataan parkir, melainkan upaya kolektif untuk mendukung PAD Kabupaten Bogor yang hasilnya akan kembali dipergunakan untuk pembangunan dan pelayanan masyarakat.
“Kita duduk bersama untuk satu tujuan yang sama: memahami aturan, menciptakan ketertiban, dan saling mendukung program pemerintah. Retribusi parkir yang tertib akan bermanfaat bagi semua pihak, termasuk para pelaku usaha dan masyarakat luas,” ujar Bapak Agung, Direktur Parking PT SHARE, dalam rapat tersebut.
Pihak Dinas Perhubungan UPT 3 memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ditekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, pengelola yang dipimpin langsung oleh Bapak Agung selaku Direktur Parking, dan para pengusaha sangat dibutuhkan agar aturan dapat berjalan lancar, dipahami dengan baik, dan dilaksanakan secara bersama-sama.
Para pengusaha yang hadir juga menyambut baik rapat yang dipimpin langsung oleh Bapak Agung ini, mengingat keterkaitan aktivitas usaha mereka dengan pengelolaan ruang publik dan area parkir di sekitar PJU wilayah UPT 3.
PT SHARE menegaskan komitmen yang disampaikan oleh Bapak Agung selaku Direktur Parking untuk terus mempererat komunikasi melalui rapat-rapat dan sosialisasi bersama, sehingga setiap program dapat dipahami dengan jelas dan berjalan beriringan dengan kepentingan masyarakat dan pembangunan Kabupaten Bogor.
(Redaksi)
