• Sab. Agu 8th, 2026

Bogor.swaradesaku.com. Ujian Nyata Efisiensi dan Empati Penguasa
Kasus keracunan makanan massal masih terus berulang di tengah masyarakat.

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto berulang kali menegaskan perintah tentang pentingnya efisiensi anggaran negara.

Dua persoalan ini menuntut satu solusi konkret yang dimulai dari atas:

Keteladanan.
Jika program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai aman, sehat, dan dirancang dengan standar gizi tertinggi, maka tidak ada alasan bagi para pejabat untuk menolaknya.

Bagaimana jika mulai hari ini, seluruh pejabat publik—termasuk anggota DPR yang terhormat—wajib mengonsumsi menu MBG yang sama setiap hari kerja?

Mengapa Kebijakan Ini Harus Segera Direalisasikan?

* Jaminan Mutu Mutlak: Jika para penguasa ikut memakan menu yang sama, pengawasan kualitas pangan otomatis akan meningkat drastis ke tingkat tertinggi.

* Efisiensi Anggaran Nyata: Memangkas biaya konsumsi rapat dan operasional mewah yang selama ini membebani APBN dan APBD.

* Solidaritas Sosial: Menghapus sekat elitisme dan membangun rasa senasib sepenanggungan antara rakyat dan wakilnya.

* Bukti Komitmen: Menjadi indikator utama apakah para pejabat benar-benar mempercayai kualitas program yang mereka buat sendiri.

Kami mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) yang mewajibkan seluruh jajaran kabinet, kepala daerah, hingga lembaga legislatif mengonsumsi menu MBG.

Saatnya membuktikan kata dengan perbuatan. Jika rakyat makan MBG, pejabat pun harus makan MBG!

Penulis : Rizwan Riswanto

Redaksi