• Jum. Apr 17th, 2026

Terobosan Besar RSUD WALED Siap Hadirkan Cathlab, Pasien Stroke Tak Perlu Dirujuk Keluar Daerah

Cirebon.swaradesaku.com. RSUD Waled terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan rencana pengadaan fasilitas catheterization laboratory (cathlab) melalui bantuan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jumat (10/4/2026).

Kehadiran fasilitas ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan, khususnya penanganan penyakit saraf, terutama kasus kegawatdaruratan seperti stroke yang berisiko menyebabkan kematian maupun kecacatan di wilayah timur Kabupaten Cirebon.

Sebagai rumah sakit rujukan di kawasan tersebut, RSUD Waled berupaya menghadirkan layanan yang lebih komprehensif dan modern. Cathlab nantinya akan digunakan untuk menunjang tindakan neurointervensi, terutama dalam penanganan stroke yang membutuhkan respons cepat, tepat, dan minim tindakan invasif.

Dengan adanya fasilitas ini, RSUD Waled diproyeksikan menjadi satu-satunya rumah sakit di Kabupaten Cirebon yang menerima bantuan cathlab dari Kementerian Kesehatan pada tahun 2026.
Dokter spesialis neurologi dan neurointervensi RSUD Waled, Amaludin Jaelani, mengatakan bahwa kehadiran cathlab akan memberikan dampak signifikan terhadap kecepatan penanganan pasien.

“Dengan cathlab, penanganan pasien stroke bisa dilakukan lebih cepat tanpa harus dirujuk ke luar daerah,” ujarnya.
Ia menjelaskan, cathlab akan mendukung layanan berbasis teknologi Digital Subtraction Angiography (DSA), yaitu metode canggih untuk memeriksa pembuluh darah secara lebih akurat, cepat, dan minim rasa nyeri.

“Metode DSA ini sangat penting untuk mendiagnosis berbagai kelainan pembuluh darah otak, seperti penyempitan, sumbatan, aneurisma, hingga malformasi pembuluh darah atau AVM,” jelasnya.

Prosedur DSA dilakukan secara minimal invasif, dimulai dengan pembiusan lokal di area pangkal paha. Selanjutnya, kateter kecil dimasukkan melalui pembuluh darah menuju otak, kemudian zat kontras disuntikkan untuk menghasilkan gambaran detail kondisi pembuluh darah.

Layanan ini juga dapat dimanfaatkan oleh pasien dengan keluhan seperti sakit kepala kronis hingga kelemahan pada salah satu sisi tubuh yang diduga berkaitan dengan gangguan pembuluh darah otak.

Selain kesiapan fasilitas, RSUD Waled juga telah menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang neurologi intervensi sebagai bagian dari komitmen pelayanan yang cepat, tepat, dan terukur.
Tak hanya itu, layanan cathlab dan DSA direncanakan dapat diakses oleh peserta BPJS Kesehatan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terkait biaya pengobatan.

Dengan berbagai inovasi tersebut, RSUD Waled diharapkan mampu menjadi pusat layanan kesehatan unggulan, khususnya dalam penanganan penyakit saraf (neurologi) di Kabupaten Cirebon.

( Ade Falah)