Lhokseumawe.swaradesaku.com. Acara bedah buku karya Prof. Apridar yang ke-15 kali ini terbatas dan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Yusuf Muhammad, Direktur Bank Indonesia Lhokseumawe Yusrizal, Nazaruddin Pembantu Rektor IV Bidang Humas dan Kerja sama, Dekan Ekonomi dan Bisnis Universitas Malikussaleh Hendra Reza serta Bebebrapa Muspida dan kaum Akademisi lainnya di Aula Meurahseulu, Kampus Malikussaleh (Selasa, 5/10/2019).

    Buku Konverensi Pertumbuhan Ekonomi suatu analisis Pasca Pelaksanaan Otonomi Daerah di Indonesia sangat penting untuk diketahui tidak hanya kalangan akademisi tapi juga kaum birokrat dan pembuat kebijakan (Pemda) dalam menganalisis percepatan dan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan suatu daerah.

    Dan pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu penilaian terhadap keberhasilan pembangunan daerah dalam rangka menambah pendapatan masyarakat sehingga kesejahteraan masyarakat akan terjadi nantinya.

    Dekan Ekonomi, Hendra menyatakan salah satu yang menarik juga dari buku ini adalah pemaparan soal regulasi pemberian otonomi daerah dan desentralisasi yang diberlakukan sejak UU No. 22 tahun 1999 tentang pemerintah daerah dan UU nomor 25 tahun 1999 tentang perimbangan keuangan pemerintah pusat dan daerah yang diperbaharui dengan UU Nomor 32 tahun 2004 tentang perimbangan keuangan dengan mengambil hasil penelitian yang sangat fenomenal sentral mengenai segala hal yang berkaitan dengan otonomi daerah dan perkembanganya.

    Dengan adanya fenomena UU tersebut maka terbuka lebar peluang dan kesempatan besar PEMDA untuk berupaya dalam rangka memajukan daerahnya masing-masing sehigga daerah memiliki wewenang penuh dalam mengelola sumber daya yang ada, sehingg buku sangat layak rujukan bagi kami di PEMDAKO Lhokseumawe khususnya dan daerah lainnya juga, demikian paparan walikota.

    Dari data-data yang ada serta analisis data buku ini sangat cocok bagi bahan rujukan kami di PEMDA dalam mengaplikasikan proses pembangunan.

    Analisis kovergensi dalam penelitian ini dilakukan tiga macam analisis: kovergensi sigma (mengukur koefisien variasi pendapatan perkapital mulai dari awal sampai akhir penelitian), kovergensi beta (estimasi tingkat PDRB kondisional dan absolut dan half convergence (kecepatan yang harus dicapai oleh daerah yang PDRBnya rendahm biasanya didalam penelitian hanya memakai 2 kovergensi.

    Keasikan membaca dan menganalisis buku ini sedikit membuat kesal Yusrizal dari Bank Indonesia Lhokseumawe dikarenakan adanya beberapa kontens dalam buku ini dipotong seenaknya saja oleh editor buku.

    Sehingga kedepan diharapkan bisa lebih teratur dan lebih bagus lagi.(Herman Lhokseumawe)

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *