Bogor.swaradesaku.com. Pemerintah Desa (Pemdes) Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, laksanakan bulan Bahkti Gotong Royong di tiga titik bersama warga masyarakat dengan kegiatan ini akan dilakukan selama di bulan Mei, agar keberadaan lingkungan di wilayah Cimande lebih terjaga terhadap kesehatan dan bagaimana warga dapat membuang sampah pada tempatnya, dengan sembarangan membuang sampah dampaknya akan besar sekali untuk kesehatan dan lingkungan.

Kepala Desa Sony Purba Yudistira ketika ditemui mengatakan, untuk kegiatan bulan bahkti Gotong royong dari tiga Dusun ini melibatkan Rt- Rw dan juga Kader PKK, selain itu juga mengajak pada warga agar tetap menjaga kebersihan di setiap lingkungan rumah masing- masing.(10/5/22).

Sony Purba Yudistira menambahkan, melalui upaya kegiatan ini kami sebagai Kades berkewajiban untuk mengajak warganya agar tetap taat, serta untuk membiasakan buang sampah pada tempatnya apalagi di saat sekarang ini musim hujan, mulai dari selokan harus selalu bebas dari sampah agar air tetap mengalir.

Dan kami akan terus memberikan yang terbaik untuk sama- sama dan saling mengingatkan dengan warga lainnya, untuk Kegiatan bulan bakhti gotong royong ini selama di bulan Mei 2022 kami melakukan hal ini untuk yang terbaik bagi warga, ucap Kades

Mulyadi bulan bakhti gotong royong ini untuk kegiatannya dilakukan selama bulan Mei mulai dari tanggal 1 sampai tanggal 30 baik kegiatan di majlis Ta’lim yang dilaksanakan oleh Kepala Desa setiap tahun saat bulan puasa, melakukan sahur bersama kepada warga yang tidak mampu bahkan pada warga yang mampu, dengan mengunjungi langsung kerumah warga dengan membawa beras dan makanan untuk sahur bersama.

Bulan bakhti gortong royong ini misi nya seperti pembenahan jalan lingkungan pembersihan sampah di gorong- gorong dan fasilitas pemakaman umum selain itu juga untuk kegiatan sosial yang menyangkut iuran dilakukan per wilayah Rt masing-masing.

Kegiatan ini himbauan dari Kabupaten maupun dari Kecamatan dan memang harus di jalankan oleh Kepala Desa dan Alhamdulillah Kepala Desa sangat merespon terhadap hal- hal yang sosial tersebut.

Belum lama juga ada salah satu warga yang sakit tidak memiliki BPJS selain itu ada juga warga yang punya tunggakan pembayaran yang harus dibayar dengan melalui gotong royong swadaya masyarakat maka warga tersebut dibantu, selain sumbangan dari masyarakat Kepala Desa secara pribadi ikut menyumbang kemudian warga yang sakit di bawa oleh kader ke rumah sakit, demikian pungkasnya.

( Usep )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *