Sukabumi-Swaradesaku.com
Eskalasi politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Sukabumi makin ‘panas’ dengan bermunculan berbagai statement mengatasnamakan pendukung dan partisan dari Bakal Calon (Bacalon) Bupati dan Wakil Bupati, seperti penilaian seorang warga Desa Cibodas Kecamatan Nagrak yang mengamatinya.

“Saya bukan pengamat, bisa jadi saya salah, tapi menurut saya, Calon (Bacalon-Red) yang paling bersahaja dan mau bercampur baur dengan berbagai kalangan dan golongan atau komunitas adalah pak Adjo yang sekarang jadi Wakil Bupati,” ungkap Prabu Rusmana ditemui di kantor Sekber di bilangan Cibodas, Jumat (18/9/20).

“Saya sering menghadiri kegiatan Wakil Bupati Adjo, dan selaku masyarakat, sudah sejak lama sebelum menentukan dukungan saya mengamati dengan teliti dan hati – hati agar tidak terjerumus ke dalam lubang yang sama. Ini penting bagi saya selaku Ketua Forum Ormas LSM dan Komunitas Siliwangi Sukabumi agar tidak salah pilih dalam menyalurkan aspirasi politik kami,” tambah pria yang juga Ketua Formasi ini.

“Setelah saya melakukan pengamatan dan mengkomunikasikannya dengan banyak elemen di dalam maupun di luar irganisasi, kami sepakat menyalurkan aspirasi politik dan sekaligus dukungan terhadap Paslon Adjo – Iman untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi ke depan,” ungkap Rusmana di depan para pengurus Formasi yang hadir saat wawancara.

Prabu Rusmana mencontohkan bagaimana Adjo selalu menjawab telephon dari siapapun yang masuk tanpa kecuali, “yang saya tahu pak Adjo selalu mengangkat telephon dari siapapun tanpa kecuali, kalaupun tidak diangkat karena sedang sibuk, biasanya pak Adjo telephon balik saat beliau senggang, ini berbeda dengan pejabat lainnya saat itu, entah sekarang karena mereka butuh suara mungkin melakukan hal yang sama, tapi pak Adjo telah melakukannya selama dia menjadi Wakil Bupati,” tambahnya lagi.

Prabu Rusmana yang juga sebagai Ketua Generasi Muda Peduli Tanah Air (Gempita) Sukabumi mengingatkan kepada 31 ribu lebih pengurus dan anggota Gempita di setiap kecamatan se Kabupaten Sukabumi agar merapatkan barisan mengAmankan suara AMAN dalam Pikada yang akan digelar Desember mendatang.

“Kepada para relawan yang telah membuktikan dengan kerja nyata mendukung Aman, atas nama pribadi dan organisasi juga atas nama Aman mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya, dan kepada yang belum bergerak harus diketahui bahwa jika kita diam maka peluang akan diambil oleh orang lain yang punya ambisi berlebih namun tidak bertanggung jawab, maka segera ambil bagian dari pesta demokrasi 5 tahunan ini, pilih yang terbaik, yaitu Adjo – Iman itu menurut saya, dan saya akan keliling mensosialisasikan kepada pengurus dan anggota Formasi agar nyata merapatkan barisan,” ungkap Prabu.

“Bersahaja, bersama Adjo – Iman menjadi Adjo Beriman dan kita akan menjadi Aman, alhasil untuk menuju ‘Sukabumi Unggul’ bersama kita selaku masyarakat akan bersinergy dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi karena selaku masyarakat, kita akan dirangkul dan tidak diabaikan seperti yang kita rasakan selama ini,” pungkas Prabu.

Reporter : Rusdi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *