• Sel. Okt 6th, 2026

Bogor.swaradesaku.com. Pemerintah Desa (Pemdes) Cinagara, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, terus menggeber pembangunan infrastruktur jalan lingkungan yang sekaligus mendukung kawasan Dayeuh Pajajaran. Pembangunan yang telah berjalan sekitar tiga minggu tersebut saat ini masih dalam tahap pemasangan material pondasi menggunakan batu kali.

Selain pembangunan badan jalan, pekerjaan juga mencakup pelebaran jalan serta pembangunan Gapura Dayeuh Pajajaran. Lokasi tersebut berada di kawasan yang dikelilingi areal pertanian dan perkebunan sehingga diharapkan dapat menunjang akses masyarakat sekaligus mendukung pengembangan kawasan.

RT Muhidin selaku penanggung jawab pembangunan mengatakan, pekerjaan ditargetkan dapat diselesaikan paling cepat sekitar dua bulan, termasuk pembangunan Gapura Dayeuh Pajajaran.

“Pembangunan tidak hanya sebatas pemasangan pondasi batu kali. Untuk bagian pengurugan juga menggunakan material sirtu. Kami menginginkan kondisi fisik jalan memiliki kualitas yang baik dan dapat digunakan dalam jangka panjang, termasuk nantinya dapat dilalui kendaraan roda empat,” ujarnya.

Menurutnya, proses pembangunan terus dikerjakan secara bertahap dengan memperhatikan kondisi fisik jalan. Hasil pembangunan nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta memperlancar akses menuju kawasan pertanian dan perkebunan.

Sementara itu, Kepala Desa Cinagara, H. Burhanudin, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi Dayeuh Pajajaran dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan potensi wilayah yang dinilai strategis.

“Kenapa kami menunjuk lokasi ini untuk Dayeuh Pajajaran, karena selain cukup strategis, di sini terdapat lahan perkebunan dan pertanian. Dari lokasi ini juga masyarakat dapat menikmati pemandangan Gunung Salak,” ungkapnya.

H. Burhanudin menambahkan, pembangunan tersebut merupakan bagian dari realisasi program Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Pihak desa, kata dia, terus melakukan pemantauan agar pelaksanaan pembangunan mengikuti spesifikasi teknis serta petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang telah ditetapkan.sampai saat ini pembangunan sudah mencapai 70 persen.

“Kami terus memantau proses pembangunan. Harapannya sarana jalan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaksanaannya sesuai juklak dan juknis,” pungkasnya.

(Usep)