Bogor.swarapembaharuan.com. Aksi Masyarakat Kabupaten Bogor yang tergabung di PMBB Presidium Masyarakat Bogor Bersatu, melakukan aksi dukungan kepada KPK yang sedang menangani kasus dugaan korupsi di lingkungan Dinas Pemkab Bogor.

Dalam aksinya “Ketua PMBB. Oman Pribadi, mendesak penyidik KPK segera menetapkan tersangka dalam dugaan perkara pemotongan upah pungut karyawan Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) dan pengaturan pemenang pengadaan barang jasa di Kabupaten Bogor.
Apalagi, sebelumnya penyidik KPK sudah menggeledah dan mengamankan dokumen dari Kantor Bappenda, Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.
Oman meminta KPK jangan sampai tebang pilih dalam penanganan dugaan kasus korupsi dilingkungan pemkab Bogor, pada aksi demo yang digelar di kantor gedung Merah Putih Jakarta.
Gelombang unjuk rasa terkait dugaan korupsi di Kabupaten Bogor terus mengalir. Kali ini, masyarakat yang tergabung dalam Presidium Masyarakat Bogor Bersatu (PMBB) berunjuk rasa di KPK meminta agar kasus dugaan korupsi di pemda Bogor dapat cepat diungkap aktor – aktor yang terlibat didalam kasus tersebut.
Perwakilan warga Bogor Selatan Azet Basyumi yang juga bagian dari PMBB mengaku tidak boleh ada praktik tindak pidana korupsi di halaman rumah Presiden RI Prabowo Subianto.
Dalam aksinya mendesak penyidik KPK segera menetapkan tersangka dalam dugaan perkara pemotongan upah pungut karyawan Bappenda dan pengaturan pemenang pengadaan barang jasa. Jangan sampai KPK diisukan masuk angin dan diintervensi,” kata Omankepada wartawan, Jumat (4/9/2026).
Pada orasi tersebut terlontar narasi mohok yang disuarakan oleh ,Azet Basyumi, yang merupakan warga masyarakat Bogor Selatan.
“Ia mengatakan bahwa wilayah Kabupaten Bogor adalah halaman rumah Presiden RI Prabowo Subianto. Oleh karenanya, penyidik KPK jangan membiarkan para koruptor ini tetap bergentayangan di Bumi Tegar Beriman,” tutur Azet.
Dia menegaskan, akibat dugaan pemotongan upah pungut karyawan Bappenda dan pengaturan pemenang pengadaan barang jasa, saat ini masyarakat enggan membayar pajak.

Tepat pada pukul : 10.27 wib, Massa aksi demo yang berlangsung di gedung KPK, berakhir damai sebelumnya perwakilan dari KPK menerima masuk 3 orang untuk menyampaikan tuntutan aksi kepada pihak KPK di gedung Merah Putih Jakarta.
(Red)
