Bandung.swaradesaku.com. Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Barat (Jabar) menetapkan H. Tantan Sulthon Bukhawan, S.Sos., M.Si., sebagai Ketua PWI Jabar periode 2026–2031.
Dalam pemungutan suara yang berlangsung di Hotel Horison Bandung, Rabu (12/8/2026), Tantan yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris PWI Jabar memperoleh 444 suara, mengungguli pesaingnya, H. Hardiyansyah, yang meraih 247 suara.
Dari total 699 suara, tercatat 2 suara abstain dan 6 suara dinyatakan tidak sah. Dengan demikian, Tantan unggul 197 suara dari pesaingnya.
Konferensi tersebut juga menetapkan Oland P. H. Sibarani sebagai Ketua Terpilih Dewan Kehormatan (DK) PWI Jabar.
Suara dalam pemilihan berasal dari anggota PWI se-Jawa Barat yang berstatus Anggota Biasa, baik dari PWI kabupaten/kota maupun Anggota Biasa PWI Provinsi Jawa Barat.
Konferensi PWI Jabar dibuka oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan dihadiri pengurus PWI pusat, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, DPRD, serta sejumlah tamu undangan.
PWI Kota Cirebon Rayakan Kemenangan dengan Curak
Kemenangan Tantan langsung mendapat respons dari jajaran PWI Kota Cirebon. Sebagai bentuk rasa syukur dan kegembiraan, pengurus serta anggota PWI Kota Cirebon melakukan curak atau saweran uang logam di ruang arena konferensi.
Aksi spontan tersebut menjadi perhatian peserta konferensi. Curak dilakukan sebagai ungkapan syukur atas terpilihnya Tantan, sekaligus bentuk dukungan jajaran PWI Kota Cirebon terhadap kepemimpinan baru PWI Jawa Barat.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Tantan menyampaikan rasa syukurnya kepada Allah SWT atas kepercayaan yang diberikan melalui perolehan suara terbanyak.
Wali Kota Bandung Tekankan Kemitraan dengan Pers
Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, wartawan merupakan mitra strategis pemerintah, baik bagi Pemerintah Kota Bandung maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Menurutnya, kemitraan antara pemerintah, wartawan, dan media harus terus dijaga dalam rangka bersama-sama membangun daerah.
“Wartawan dan media memiliki peran penting dalam menyampaikan berbagai program pemerintah kepada masyarakat melalui pemberitaan, termasuk menginformasikan capaian pembangunan,” kata Farhan.
Farhan juga menegaskan bahwa dirinya terbuka terhadap kritik dan masukan yang disampaikan melalui pemberitaan media.
“Kritik dan masukan itu semata-mata untuk kemajuan. Kalau ada ide, gagasan dan masukan, silakan disampaikan. Kemitraan yang sudah tercipta harus terus terjaga,” tandasnya.
Ia juga menilai tidak boleh ada pembungkaman terhadap wartawan maupun media. Menurut Farhan, kebebasan pers merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi.
Konferensi PWI Provinsi Jawa Barat yang digelar di Hotel Horison Bandung berlangsung tertib dan lancar. Jalannya konferensi juga relatif kondusif tanpa perdebatan sengit hingga proses pemilihan dan penetapan ketua terpilih selesai.
( Falah )
