• Sel. Jun 30th, 2026

Ketua Kadin Terpilih Nanti,Harus Sejalan Dengan Pemerintah Daerah, Menuju Program Bogor Istimewa

Bogor.swaradesaku.com. Menjelang pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Mukab) XI KADIN Kabupaten Bogor, dinamika bursa pencalonan Ketua mulai menjadi perhatian berbagai kalangan. Sejumlah pihak menilai, siapapun figur yang nantinya terpilih memimpin organisasi tersebut harus mampu membangun komunikasi serta sinergitas yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Hal itu dinilai penting mengingat keberadaan KADIN sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, serta pengembangan dunia usaha di Kabupaten Bogor.

Dukungan terhadap pencalonan Dr. Ir. Sulhajji Jompa, M.Sc. sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bogor periode 2026–2031 terus menguat. Sebanyak 200 badan usaha yang tergabung dalam 24 asosiasi pengusaha di Kabupaten Bogor secara terbuka menyatakan dukungan menjelang Musyawarah Kabupaten (Mukab) XI KADIN Kabupaten Bogor.

Dalam pertemuan dengan bakal calon Ketua Kadin Kabupaten Bogor Andri mewakili dari PT Darma menyampaikan, bahwa apabila Sulhaji Jompa terpilih nanti harus mampu mengakomodir pengusaha lokal yang ada di Kabupaten Bogor, selain itu juga Sulhaji harus mampu membuka peluang investasi, serta harus sejalan dengan program Pemerintah Daerah, yaitu menuju Bogor Istimewa.

Andri menambahkan, tanpa adanya hubungan harmonis dengan Kepala Daerah, roda organisasi dikhawatirkan tidak akan berjalan optimal. Terlebih, berbagai program kerja KADIN ke depan dipastikan membutuhkan dukungan dan kolaborasi dengan Pemerintah Daerah.

“Siapapun yang nantinya menjadi Ketua KADIN Kabupaten Bogor harus mampu menjalin komunikasi yang baik dengan Bupati Bogor. Karena bagaimanapun, KADIN merupakan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan ekonomi daerah,” ujar Andri salah satu perwakilan dari PT Darma.

Menurutnya, restu dan dukungan dari kepala daerah bukan semata-mata persoalan politik organisasi, melainkan bagian dari upaya menciptakan sinkronisasi program antara dunia usaha dengan kebijakan pemerintah daerah.

Mukab XI KADIN Kabupaten Bogor sendiri disebut-sebut akan berlangsung dinamis. Sejumlah nama mulai bermunculan dan diperbincangkan sebagai kandidat potensial untuk memimpin organisasi para pengusaha tersebut.

Namun demikian, banyak pihak berharap proses Mukab dapat berjalan kondusif, demokratis, dan mengedepankan kepentingan organisasi serta dunia usaha di Kabupaten Bogor.

Selain itu, figur Ketua yang terpilih nantinya juga diharapkan mampu merangkul seluruh elemen pengusaha, membangun solidaritas internal organisasi, serta menghadirkan program-program nyata yang dapat membantu peningkatan ekonomi daerah dan kesejahteraan pelaku usaha lokal.

Dengan semakin dekatnya pelaksanaan Mukab XI, perhatian publik terhadap arah kepemimpinan KADIN Kabupaten Bogor diperkirakan akan terus meningkat.

(Red)