Bogor.swaradesaku.com. Kegiatan pengukuhan dan rotasi serah terima jabatan (sertijab) kepala sekolah dilaksanakan menyusul adanya kebijakan merger di beberapa sekolah dasar. Acara ini digelar di SDN Cimande 01 dan dihadiri oleh pengawas,pembina SD organisasi profesi, serta para kepala sekolah terkait.

Empat kepala sekolah yang mengalami rotasi di antaranya:
Weni, sebelumnya menjabat di SDN Cimande 01, kini bertugas di SDN Cinagara 02.
Dewi, suci dari SDN Cimande 04 ditetapkan di SDN Cimande 01
Budi Setiawan, sebelumnya dari SDN Nanggeleng, kini menjabat di SDN Caringin 03.
Kegiatan sertijab dipimpin langsung oleh Pengawas Pembina SD wilayah UPT Pendidikan Caringin, Sri Haryati, M.Pd., serta dihadiri Ketua PGRI Cabang Caringin Engkus Sutisna, S.Pd., dan Ketua K3S Candra, S.Pd. dan sertijab ini langsung di tanda tangani oleh pengawas

Dalam sambutannya, Sri Haryati, M.Pd. menyampaikan bahwa pelaksanaan sertijab ini merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan (SK) Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor terkait penempatan kepala sekolah pasca-merger.
“Kami sebagai pengawas melaksanakan instruksi dari dinas agar sertijab ini segera dilaksanakan. Diharapkan para Kepala Sekolah yang telah diberikan amanah dapat menjalankan tugas dengan baik serta membawa sekolah ke arah yang lebih maju,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua (K3S) Kelompok Kerja Kepala Sekolah Candra, S.Pd. menegaskan pentingnya percepatan pelaksanaan sertijab agar proses manajemen sekolah berjalan optimal.
“Dengan terisinya posisi Kepala Sekolah, diharapkan program yang sudah berjalan dapat dilanjutkan dan ditingkatkan. Kepala sekolah juga diharapkan segera melakukan sosialisasi dengan dewan guru di lingkungan masing-masing,” katanya.
Ketua PGRI Cabang Caringin, Engkus Sutisna, S.Pd., menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan rotasi ini.
“Kami dari organisasi PGRI mendukung penuh penugasan Kepala Sekolah sesuai SK dari Dinas Pendidikan. Semoga para Kepala Sekolah dapat terus meningkatkan mutu pendidikan, menggali potensi, serta mencetak prestasi,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak terlepas dari kerja sama dan gotong royong seluruh elemen masyarakat.

“Kepala sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Dukungan dari guru, masyarakat, dan semua pihak sangat penting dalam memajukan dunia pendidikan,” tutupnya.
(Usep)
