Lebak.swaradesaku.com. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Banten, terus memperkuat sistem pengendalian dan pelaporan pelaksanaan pembangunan melalui inovasi digital. Salah satunya dengan menggelar sosialisasi Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi (SIMONEV) di Aula Multatuli Setda Kabupaten Lebak, Rabu 11 Februari 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemkab Lebak dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, akuntabilitas kinerja, serta efektivitas pelaksanaan program pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Lebak.
Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Lebak, Wahyu Hidayat, mengatakan pengembangan aplikasi SIMONEV merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan sistem kerja yang lebih transparan, terukur, dan berbasis teknologi informasi.
Menurutnya, SIMONEV dirancang untuk memudahkan proses pengumpulan data, analisis, hingga evaluasi berbagai kegiatan pembangunan yang dilaksanakan oleh perangkat daerah. Melalui sistem ini, seluruh tahapan pembangunan dapat dipantau secara terintegrasi, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan.
“Dengan adanya SIMONEV, pemerintah daerah memiliki instrumen yang mampu melacak progres setiap program dan kegiatan secara lebih sistematis. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai dengan perencanaan serta target yang telah ditetapkan,” ujar Wahyu Hidayat kepada wartawan.
Ia menjelaskan, sistem tersebut juga berfungsi sebagai alat deteksi dini terhadap berbagai potensi kendala di lapangan.
“Dengan pemantauan yang dilakukan secara berkala dan berbasis data, permasalahan yang muncul dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti dengan langkah perbaikan yang tepat,”jelasnya
Lebih lanjut, Wahyu menegaskan bahwa optimalisasi penggunaan anggaran menjadi salah satu fokus utama dalam penerapan SIMONEV.
“Pemerintah daerah ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan melalui APBD benar-benar memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat,”ujarnya
Kata Wahyu, sosialisasi ini diikuti oleh para pemangku kepentingan (Stakeholder) dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkab Lebak.
“Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman komprehensif terkait mekanisme penggunaan aplikasi, tata cara pelaporan, serta pemanfaatan data untuk evaluasi kinerja pembangunan,”katanya
Melalui pemanfaatan teknologi informasi, diharapkan proses monitoring dan evaluasi dapat dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan efisien.
“Selain itu, sistem ini juga mampu menyajikan gambaran menyeluruh mengenai capaian program serta tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya,”katanya
Menurutnya, sebagai daerah yang terus berkembang dan memiliki potensi besar di berbagai sektor, Kabupaten Lebak dituntut untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang adaptif dan inovatif. Kehadiran SIMONEV menjadi salah satu upaya konkret dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), dengan menekankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi.
“Dengan implementasi SIMONEV secara optimal, Pemkab Lebak berharap kinerja pembangunan daerah semakin terarah dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,”pungkasnya
(Aweng)
