Bogor.swaradesaku.com.
Pandemi virus corona telah mengetuk hati seorang tokoh masyarakat (Tomas) Desa Rawapanjang , Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor,yang peduli dengan lingkungan wilayahnya dengan menyediakan alat dan cairan penyemprotan disinfektan untuk disemprotkan dari rumah ke rumah sebagai bentuk pencegahan atas berkembangnya virus corona di wilayah yang membutuhkan.

Tomas bernama Muslih atau yang biasa dipanggil Nyonyoi berinisiatif mengambil langkah untuk penyemprotan cairan disinfektan ke setiap rumah yang berada di Desa Rawa Panjang secara gratis yang dilaksanakannya bergantian sesuai dengan permintaan masyarakat.

Ketika ditemui swaradesaku.com, Selasa (30/3), Muslih menuturkan tindakannya untuk membantu masyarakat; “saya bersama teman-teman mengadakan penyemprotan cairan disinfektan ini hanya ingin membantu program pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Semua ini kami lakukan dengan ikhlas dan tanpa pamrih, mengenai biaya, saya bersama teman-teman bergotong royong dan tidak kami bebankan kepada masyarakat”.

“Desa Rawa Panjang sudah tergolong zona merah dan kami ingin semua warga tetap sehat tanpa ada lagi ODP. Semoga apa yang kami lakukan bermanfaat untuk masyarakat dan apabila belum ada yang kami semprot silahkan hubungi teman teman kami di Rw 18. Karena keterbatasan tenaga dan alat, kami mohon bersabar,” tuturnya.

Dalam waktu bersamaan, rupanya sebagian masyarakat sedang resah karena beredar kabar tentang dugaan penyemprotan cairan disinfektan dipungut biaya sebesar Rp 50 ribu rupiah per rumah.

“Saya tidak sanggup membayar 50 ribu, maka rumah saya dilewatkan dan tidak disemprot anti corona,” ucap seorang warga yang tidak mau disebut namanya.

.(Perdana/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *