Bantuan Logistik Korban Bencana Belum Bisa Didistribusikan Sepenuhnya Karena Akses Jalan Dan Kekurangan Personil Relawan

Bogor.swaradesaku.com.Pasca banjir dan longsor yang menimpa Kecamatan Suka Jaya dan Kecamatan Nanggung (1/1/20) terdapat beberapa Desa dan Kampung yang terisolir.

Banyak warga yang menjadi korban dan rumah nya hancur diterjang air dan longsor.

Bantuan pun berdatangan dari segala penjuru wilayah baik itu dari masyarakat Bogor,maupun dari luar Bogor, Ormas,LSM dan lain sebagainya.

Namun hal tersebut belum bisa membantu sepenuhnya bagi warga yang lokasinya terisolir oleh longsor dan banjir.

Redaksi swaradesaku dapat kiriman informasi dari berbagai media sosial mengenai masyarakat yang belum menerima bantuan dari siapapun.

Maka Redaksi swaradesaku mencari ke akuratan informasi tersebut dan menurunkan team untuk mengecek langsung di lokasi kejadian.

Setelah dilokasi kejadian,benar adanya akses jalan yang tidak bisa di lalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Team swaradesaku kemudian menelpon relawan FPI yang berada di tempat yang terisolir.

Yustiawan relawan yang juga anggota FPI Kecamatan Nanggung ketika di hubungi melalui telepon (05/01/20) mengatakan, untuk masalah bantuan walaupun sedikit sudah kami bagikan, namun karena banyak titik lokasi yang terkena bencana jadi semuanya serba kekurangan.

Pengungsi yang di Desa Malasari yang berada dikampung Cisangke,karena akses jalan sulit jadi pendistribusiannya aga telat.

Untuk Desa Cisarua, Pongkor bantuan sudah ada namun masih kekurangan.

Untuk Kecamatan Suka Jaya akses Jalan sulit di lalui kalaupun berjalan kaki,bisa sampai 5 jam.

Saya sudah berkoordinasi dengan anggota dewan kalaupun mau distribusi cepat harus menggunakan Helikopter.

Selain itu juga posko yang ada hanya bisa menampung bantuan saja, untuk distribusi nya yang jauh tidak bisa.

Kami juga kekurangan personil untuk pendistribusian bantuan, demikian ungkapnya.

(Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *