• Jum. Okt 16th, 2026

Jelang Rakorda November, PSI Kabupaten Cirebon Perkuat Konsolidasi Di Dapil III, Siapkan Langkah Menuju 2029

Cirebon.swaradesaku.com. Menatap kontestasi politik 2029, DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Cirebon terus memperkuat konsolidasi internal. Kali ini, penguatan organisasi menyasar Daerah Pemilihan (Dapil) III sebagai bagian dari upaya membangun soliditas kader sekaligus mempersiapkan langkah politik menjelang Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang.

Konsolidasi yang digelar Minggu (11/10/2026) tersebut menjadi momentum bagi jajaran pengurus untuk menyatukan langkah, mengevaluasi kesiapan struktur partai, serta memastikan komunikasi antara pengurus tingkat kabupaten, kecamatan, hingga ranting berjalan lebih efektif.

Ketua DPD PSI Kabupaten Cirebon, Capt. H.M. Haryanto, menegaskan bahwa penguatan organisasi tidak cukup dilakukan melalui pertemuan formal. Menurutnya, soliditas kader harus dibangun secara berkelanjutan dengan kerja nyata, komunikasi yang terbuka, dan kedekatan dengan masyarakat.

“Seluruh kader harus memiliki semangat dan tujuan yang sama. Konsolidasi ini menjadi bagian dari ikhtiar kita untuk memperkuat struktur organisasi, menjaga kekompakan, serta mempersiapkan partai menghadapi agenda politik ke depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kesiapan menuju Pemilu 2029 harus dibangun sejak dini. Karena itu, setiap pengurus di berbagai tingkatan diharapkan mampu menjalankan perannya secara aktif, menjaga kepercayaan masyarakat, dan menerjemahkan program partai menjadi kegiatan yang dirasakan manfaatnya.

Sementara itu, Ketua Harian DPD PSI Kabupaten Cirebon, H. Carkim, menilai penguatan basis partai di Dapil III perlu diiringi dengan pendekatan yang lebih dekat kepada masyarakat. Baginya, keberadaan partai tidak boleh hanya terlihat ketika menjelang pemilu, tetapi harus hadir untuk mendengar dan memahami persoalan warga.

“Jangan sampai kita hanya sibuk membicarakan target politik, tetapi lupa membangun kepercayaan masyarakat. Kader harus turun langsung, mendengar aspirasi warga, memahami persoalan di lapangan, dan berusaha menghadirkan solusi. Kepercayaan masyarakat itulah yang harus kita jaga,” tegas H. Carkim.

Menurutnya, konsolidasi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat koordinasi antarpengurus agar setiap program dan agenda organisasi dapat berjalan lebih terarah. Dengan struktur yang solid dan komunikasi yang baik, PSI diharapkan mampu membangun fondasi politik yang lebih kuat di Kabupaten Cirebon.

Senada dengan itu, Bendahara Umum DPD PSI Kabupaten Cirebon, Sudarto, S.H., menegaskan bahwa politik tidak boleh hanya berorientasi pada perebutan kekuasaan, tetapi harus menjadi sarana memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Rakyat bukan sekadar sasaran suara lima tahunan. Kalau ingin dipercaya, jangan hanya pandai menyampaikan slogan dan janji. Buktikan melalui kerja nyata, jaga integritas, dan hadir ketika masyarakat membutuhkan. Kemenangan yang kuat harus dibangun dari bawah melalui kader yang disiplin dan kepedulian yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Sudarto.

Menjelang Rakorda November mendatang, DPD PSI Kabupaten Cirebon pun dihadapkan pada pekerjaan penting, yakni memastikan kesiapan struktur, meningkatkan partisipasi kader, serta menyusun langkah strategis yang realistis untuk menghadapi Pemilu 2029.

Konsolidasi di Dapil III menjadi salah satu bagian dari proses tersebut. Bagi PSI Kabupaten Cirebon, target politik ke depan tidak hanya ditentukan oleh kekuatan struktur, tetapi juga oleh konsistensi kerja, kedisiplinan kader, dan kemampuan partai menjawab harapan masyarakat.

Dengan semangat “Bergerak, Bergerak, Menang”, PSI Kabupaten Cirebon berupaya menjaga ritme konsolidasi agar tidak berhenti pada agenda seremonial, melainkan berlanjut menjadi kerja organisasi yang terukur dan berkesinambungan.

( Falah )