• Kam. Apr 16th, 2026

Cirebon.swaradesaku.com. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waled terus melakukan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pelayanan berbasis BPJS Kesehatan. Upaya ini dilakukan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal sekaligus meminimalisir kendala klaim yang selama ini kerap terjadi, Kamis (16/4/2026).

Berbagai inovasi layanan terus dikembangkan, salah satunya melalui penguatan layanan spesialis di Poli HOT (Hematologi Onkologi Medik) yang menangani berbagai kelainan darah hingga kanker darah.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hematologi Onkologi Medik, dr. M. Luthfi, Sp.PD-KHOM, FINASIM, MM, menjelaskan bahwa sistem pelayanan di poli tersebut dibuat sederhana dan mudah diakses oleh masyarakat. Pasien yang telah memiliki rujukan dapat langsung memperoleh layanan tanpa prosedur berbelit.

“Prosesnya sederhana, pasien cukup membawa rujukan dan bisa langsung dilayani. Ini bagian dari komitmen kami dalam meningkatkan kualitas layanan berbasis BPJS,” ujarnya.

RSUD Waled juga tercatat sebagai pelopor layanan kemoterapi di wilayah Cirebon Timur. Sebelum tahun 2014, pasien kanker umumnya harus dirujuk ke rumah sakit besar di kota, seperti RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung.

Namun, tingginya biaya transportasi dan keterbatasan ekonomi pasien mendorong RSUD Waled untuk menghadirkan layanan kemoterapi secara mandiri sejak 2014.
“Dulu banyak pasien dirujuk ke Bandung. Karena faktor biaya dan transportasi, kami berinisiatif menghadirkan layanan kemoterapi di sini. Alhamdulillah, kini layanan tersebut terus berkembang,” jelasnya.

Tak hanya mengembangkan layanan internal, dr. Luthfi juga sempat berperan dalam pembinaan layanan serupa di wilayah III Cirebon, termasuk mendorong penguatan layanan di RSUD Gunung Jati.
Pada masa awal pengembangan, keterbatasan tenaga konsultan membuatnya harus merangkap peran sebagai dokter sekaligus konsultan.

Namun kini, seiring perkembangan layanan, RSUD Waled kembali fokus memperkuat fasilitas internal.
Salah satu langkah besar yang tengah disiapkan adalah pembangunan gedung terintegrasi sebagai pusat layanan kanker (cancer center).

“Ke depan, kami berharap memiliki satu gedung terintegrasi agar pelayanan lebih fokus dan maksimal. Apalagi pasien kami tidak hanya berasal dari Cirebon, tetapi juga dari Kuningan, Ciamis, Indramayu hingga beberapa daerah di Jawa Tengah,” ungkapnya.

Letak RSUD Waled yang berada di wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah menjadi nilai strategis dalam menjangkau pasien lintas daerah.
Seluruh layanan tersebut juga telah tercover BPJS Kesehatan, sehingga semakin memudahkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.

Saat ini, layanan Poli HOT (Hematologi Onkologi Medik) di RSUD Waled dibuka setiap hari Senin hingga Sabtu, sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan yang luas, mudah diakses, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

( Ade Falah )