Calon Kades Kedung Waringin No Urut 1 Sukarno Spd ; Menjadi Kepala Desa Adalah Niat Ibadah

    Bogor, swaradesaku.com-menurut Sukarno Sp.d calon Kepala Desa Kedung Waringin Nomor urut 1 Tentang kelanjutan dari pada Desa Kedung Waringin, sebetulnya mencalonkan kembali dua periode menjadi Kepala Desa adalah niat ibadah, niat ibadah diantaranya ada program-program yang belum tersampaikan dari pada program periode pertama. Periode pertama punya program jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang.

    “Jangka pendek yang pertama sudah terrealisasi semua satu diantaranya bikin Kantor Desa, kantor Desa ini adalah milik masyarakat, tidak boleh dimiliki oleh perorangan, apalagi Kepala Desa, artinya siapaun nanti pemimpinnya, ya sudah di situ saja berkantornya kepemerintahan Desa, tinggal melanjutkan kembali.

    Program jangka pendek yang kedua adalah tempat pemakaman umum (TPU) sudah terrealisasi semua dan sekolahan gratis, karena kami punya lembaga pendidikan, minimal untuk warga Desa Kedung Waringin tidak ada lagi yang putus sekolah dari tingkat SMP dan SMK, tinggal mereka melanjutkan kembali keperguruan tinggi.

    Adapun untuk program jangka menengah ada infrastruktur Desa, yaitu jalan yang dilalui oleh mobil, jalan setapak dan jalan Kabupaten, Alhamdulilah Desa Kedung Waringin yang dianggarkan oleh Pemkab Bogor tidak ada lagi jalan yang becek ketika hujan turun. Walaupun tidak 100 persen jalan sudah terealisasi mencapai 80 persen, adapun nanti dalam kurin waktu 5 Tahun 9 Bulan samapai saat ini memang belum cukup waktunya”, tuturnya Sukarno, pada Sabtu, (26/10/19).

    Lebih lanjut ia juga mengatakan, bila saja terpilih kembali untuk dua periode saya berserta masyarakat Desa Kedung Waringin menginginkan dan berupaya melanjutkan pembangunan.

    “Untuk berikutnya kami juga di Tahun 2020/2026 punya program yaitu ingin memiliki pasar Desa, dimana masyarakat Kedung Waringin yang terdiri dari 32 ribu jumlah penduduk dan hak pilih mencapai 18 ribu, tidak usah lagi belanja ke pasar Bogor, minimal mereka memiliki pasar Tradisional Desa. Kemudian juga Desa Kedung Waringin ingin mempunyai Puskesmas pembantu (Pustu), artinya kami bersama masyarakat berupaya memajukan Desa Kedung Waringin berbeda dari pada Desa yang lain.

    Selain program-program tersendiri, Di Desa Kedung Waringin kami pun juga mensuport adanya program Bupati yaitu, Panca Karsa dan sebagainya dari salah satu ada program keberadaban, kami berserta komponen, Ulama, tokoh masyarakat dan seleruh elemen menjunjung tinggi”. Pungkasnya (Man)

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *