Depok.swaradesaku.com.Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok bersinergi dengan personel TNI, dan Polri serta melibatkan pihak Kelurahan dan Kecamatan Abadi Jaya kembali menggelar Operasi Yustisi Gabungan di pertigaan jl. keadilan Raya Depok Timur , bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker saat berkendara akan ditindak dengan diberikan sanksi sosial atau denda sesuai peraturan wali (perwal) Kota Depok Nomor 60 Tahun 2020.

Namun, Depok patut menjadi sorotan karena hingga saat ini masih bercokol sebagai wilayah dengan kasus Covid-19 tertinggi di Bodetabek, berdasarkan laman resmi setiap pemerintah Kabupaten/Kota.

Total, hingga data terbaru dirilis Senin(14/9/2020), ada 2.866 kasus positif Covid-19 yang dilaporkan , 1985 dinyatakan pulih, dan 101 meninggal dunia.

Wakapolsek Sukmajaya AKP Budi IW foto tampak sedang memakaikan masker kepada anak-anak yang sedang naik odong-odong di jalan raya yang kedapatan tidak memakai masker serta memperingatkan kepada pengemudi odong-odong karena telah memodifikasi kendaraan sehingga telah melanggar undang -undang lalu lintas no. 22 tahun 2009.

“Operasi yustisi Gabungan ini dalam rangka menghimbau, menertibkan, mengedukasi masyarakat yang masih terkesan tidak peduli terhadap penyebaran Covid-19.

Untuk mengingatkan kepada masyarakat tetap patuh dan disiplin terhadap protokol kesehatan demi mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Selain itu kami,membagikan masker kepada masyarakat yang tidak memakai masker serta menyambangi toko-toko atau warung-warung supaya tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan guna menekan angka penyebaran Covid-19.

Sebab diwilayah Sukmajaya ini, khususnya di kelurahan Bakti jaya angka penyebaran Covid-19 cukup tinggi, maka kami gabungan TNI, Polri, Satpol PP Kecamatan Sukmajaya melakukan Operasi Yustisi disini ujarnya.

Foto Tampak seorang pengendara sepeda motor terjaring petugas karena tidak memakai masker dan langsung ditindak dengan menyanyikan lagu wajib nasional, setelah itu oleh petugas Satpol pp diberikan masker.(Heru.D)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *