Sukabumi.swaradesaku.com. Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta didik SMK Mutiara Terpadu Palabuhanratu. Sabrina, siswi kelas XII Perhotelan 1, berhasil meraih Juara 1 Lomba Baca Puisi ALBACADABRA Tingkat Nasional Tahun 2026 yang babak finalnya berlangsung pada 13 Oktober 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras, ketekunan, keberanian, serta kemampuan menghayati karya sastra mampu mengantarkan peserta didik meraih prestasi di tingkat nasional.
Dalam kompetisi tersebut, peserta ditantang untuk menampilkan kemampuan membaca puisi dengan penghayatan, intonasi, artikulasi, dan ekspresi yang baik. Persaingan yang diikuti oleh 45 peserta menjadikan pencapaian Sabrina sebagai prestasi yang patut diapresiasi.
Prestasi ini sekaligus mengharumkan nama SMK Mutiara Terpadu Palabuhanratu dan menjadi kebanggaan bagi seluruh warga sekolah.
Selain Sabrina, apresiasi juga diberikan kepada Aura, siswi kelas XI Farmasi, yang berhasil menembus babak final Lomba Baca Puisi ALBACADABRA Tingkat Nasional 2026.
Meskipun belum berhasil meraih gelar juara, keberhasilan Aura mencapai babak final merupakan pencapaian yang luar biasa. Perjuangannya membuktikan bahwa peserta didik dari bidang keahlian farmasi juga memiliki potensi besar dalam bidang seni dan sastra.
Pihak sekolah menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas perjuangan kedua siswi tersebut. Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan bakat, minat, dan potensi diri di berbagai bidang.
Dalam babak final yang digelar pada 13 Oktober 2026, peserta membawakan dua puisi, yakni puisi wajib Kupu-Kupu di Dalam Buku karya Taufik Ismail dan puisi pilihan Sajak Sebatang Lisong karya W.S. Rendra.
Kedua karya tersebut menuntut peserta untuk mampu menyampaikan pesan puisi melalui penghayatan, penguasaan panggung, serta penyampaian yang kuat dan ekspresif.
Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari peran para pembina yang telah mencurahkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk membimbing serta melatih peserta didik. Dedikasi, kesabaran, dan arahan para pembina menjadi bagian penting dalam perjalanan menuju kompetisi tingkat nasional.
Pihak sekolah pun menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pembina yang telah berkontribusi dalam mengantarkan peserta didik meraih prestasi.
“Teruslah berkarya, teruslah menginspirasi, dan tetaplah rendah hati. Semoga prestasi ini menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih besar serta memotivasi peserta didik lainnya untuk berani bermimpi dan berprestasi,” demikian pesan apresiasi yang disampaikan.
Prestasi Sabrina dan pencapaian Aura menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik dan keterampilan kejuruan, tetapi juga memberikan ruang bagi tumbuhnya kreativitas, karakter, serta kecintaan terhadap seni dan sastra.
Jazakumullah khairan katsiran kepada para pembina dan seluruh pihak yang telah mendukung perjuangan peserta didik SMK Mutiara Terpadu Palabuhanratu.
SMK Mutiara Terpadu Palabuhanratu *MENDUNIA* — terus berprestasi, menginspirasi, dan berkarya untuk masa depan.
(Ade Eko)
