Bogor.swaradesaku.com. Pemerintah Desa (Pemdes) Pasir Muncang, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, merealisasikan program Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mendukung pembangunan dan penataan kawasan Dayeuh Pajajaran.

Pembangunan tersebut dipusatkan di Kampung Selaawi, RW 01, Desa Pasir Muncang. Saat ini, pekerjaan di lokasi sudah mulai dilaksanakan dan masih berlangsung secara bertahap. 24/9/26
Kepala Desa Pasir Muncang, H. Yudi Wahyudin, mengatakan bahwa bantuan keuangan tersebut dimanfaatkan untuk pembangunan sarana dan prasarana pendukung kawasan Dayeuh Pajajaran, termasuk akses jalan.
“Program Bankeu untuk pembangunan dan perlengkapan sarana jalan di kawasan Dayeuh Pajajaran sedang kami kerjakan. Lokasinya dipusatkan di Kampung Selaawi karena wilayah ini memiliki potensi alam, pertanian dan perkebunan yang cukup mendukung,” ujar H. Yudi Wahyudin.
Menurutnya, pembangunan akses jalan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas masyarakat sekaligus membuka akses menuju lahan pertanian dan perkebunan. Jalan tersebut nantinya dapat digunakan oleh kendaraan roda empat, roda dua maupun pejalan kaki.
Dengan adanya akses yang lebih baik, masyarakat akan lebih mudah menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama ketika menuju lahan pertanian dan perkebunan. Pembangunan juga diharapkan dapat memberikan dampak terhadap peningkatan roda perekonomian masyarakat.
H. Yudi Wahyudin menambahkan, sebelum pembangunan bagian lainnya dilaksanakan, pihaknya terlebih dahulu melakukan pembenahan sarana pendukung seperti saluran drainase atau parit dengan menggunakan konstruksi Bois beton
“Untuk tahap awal kami membenahi sarana parit terlebih dahulu denganmenggunakan HSetelah itu baru dilanjutkan dengan pembuatan gapura Dayeuh Pajajaran dan pembangunan sarana lainnya,” jelasnya.
Selaku ketua pengelola (TPK) tim pengawas kerja Wartani sering di sapa jefri Ia menegaskan, pelaksanaan pembangunan dilakukan dengan memperhatikan kualitas dan penggunaan material agar hasil pekerjaan dapat bertahan dalam jangka panjang.

“
Kami berupaya agar penggunaan material benar-benar diperhitungkan secara maksimal. Harapannya hasil pembangunan ini dapat memuaskan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, dan sekiarnya” dan bangunan sebelum tiga bulan harus sudah rampung dan peke terus di geberr sesuai dengan target pungkasnya.
(Usep)
