• Sel. Sep 22nd, 2026

Bogor.swaradesaku.com. Suasana di Kampung Sukamanah, RT 002/RW 010, Desa Tugujaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, mendadak geger setelah dua benda yang diduga merupakan bom mortir ditemukan di tengah pekerjaan pengerjaan turap tebing.

Penemuan tersebut bermula ketika seorang pekerja bernama Anton, yang akrab disapa Njing, tengah mencangkul tanah di lokasi pekerjaan. Saat mencangkul, alat yang digunakannya tiba-tiba membentur benda keras yang menyerupai material besi.

Curiga dengan benda tersebut, Anton kemudian menghentikan pekerjaannya dan memeriksa temuan itu. Dari pemeriksaan awal, benda yang ditemukan diduga merupakan sebuah bom mortir.

“Saat mencangkul, tiba-tiba cangkul mengenai benda seperti besi. Setelah dilihat, ternyata diduga bom mortir,” ungkap Anton saat menceritakan kejadian tersebut.

Anton kemudian segera melaporkan temuan itu kepada pihak wilayah. Petugas yang melakukan pemeriksaan di lokasi kemudian kembali menemukan satu benda lain yang diduga bom mortir.

Yang membuat situasi semakin serius, benda kedua tersebut ditemukan hanya berjarak sekitar lima sentimeter dari benda pertama.

Temuan tersebut langsung mendapat penanganan aparat. Personel Koramil, Polsek, Polres, serta unsur Pemerintah Desa Tugujaya dan Kecamatan Cigombong mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan.

Lokasi penemuan kemudian diamankan dan dilakukan penanganan khusus karena berdasarkan pemeriksaan awal, kedua benda tersebut diduga masih dalam kondisi aktif.

Tim Gegana selanjutnya diterjunkan untuk melakukan pengamanan dan penanganan terhadap benda yang diduga bom mortir tersebut. Setelah berhasil diamankan, benda tersebut kemudian dibawa untuk proses lebih lanjut.

Informasi sementara yang diperoleh menyebutkan benda tersebut akan dibawa ke Bandung untuk penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Hingga kini, belum diketahui secara pasti dari mana kedua benda tersebut berasal, berapa lama berada di lokasi, maupun jenis dan tahun pembuatannya. Kepastian mengenai hal tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan resmi aparat berwenang.

Penemuan dua benda yang diduga bom mortir ini juga menjadi perhatian bagi warga sekitar. Masyarakat diimbau tidak menyentuh, memindahkan, ataupun mencoba membuka benda yang dicurigai sebagai bahan peledak.

Jika menemukan benda mencurigakan, warga diminta segera menjauh dari lokasi dan melaporkannya kepada aparat agar dapat ditangani oleh personel yang memiliki kewenangan dan kemampuan khusus.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena kedua benda ditemukan dalam jarak sangat berdekatan dengan area yang sedang digunakan untuk aktivitas pekerjaan warga.

(Dede R)