• Ming. Agu 23rd, 2026

Cirebon.swaradesaku.com. Universitas Islam Cirebon (UIC) menggelar Lokakarya Desa (Lokdes) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 3 di Balai Desa Kalisapu, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, Minggu (23/8/2026) pukul 10.00 WIB.

Kegiatan tersebut menjadi penanda dimulainya pelaksanaan program kerja mahasiswa KKN selama 30 hari, yang dijadwalkan berlangsung hingga 19 September 2026.

Lokakarya menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memaparkan berbagai program kerja yang akan dilaksanakan bersama masyarakat selama masa pengabdian di wilayah Kecamatan Gunung Jati, khususnya Desa Kalisapu.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN UIC, Dr. Nuniek Rahmatika, M.Pd., menyampaikan bahwa Kecamatan Gunung Jati memiliki kedekatan khusus dengan UIC dan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Dr. Nuniek juga memperkenalkan sejarah Universitas Islam Cirebon serta menyampaikan informasi mengenai penerimaan mahasiswa baru. Ia mengatakan, UIC berkomitmen menyediakan pendidikan yang terjangkau dengan berbagai program beasiswa tanpa mengesampingkan kualitas pendidikan.

Sementara itu, Dr. Alex Suheriyawan, S.H., M.Pd.I., yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, menyampaikan bahwa Kabupaten Cirebon merupakan salah satu daerah dengan potensi UMKM yang besar.

Menurutnya, pengembangan UMKM membutuhkan sinergi dan kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, pelaku usaha, serta masyarakat.

“Pengembangan UMKM tidak bisa dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar potensi ekonomi masyarakat dapat terus berkembang dan memberikan dampak nyata,” ujarnya.

Ketua BPD Desa Kalisapu, Ustadz Riadus Solikhin, mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN Universitas Islam Cirebon di wilayahnya.

Ia berharap keberadaan mahasiswa tidak hanya menjalankan program kerja, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif serta membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan yang telah direncanakan.

Di sisi lain, mahasiswa KKN diharapkan dapat memperoleh pengalaman dan pengetahuan langsung dari kehidupan masyarakat. Interaksi tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebelum kembali ke dunia profesional setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa akan bersosialisasi dan bersinergi dengan masyarakat melalui berbagai disiplin ilmu yang dimiliki. Pengetahuan akademik tersebut akan diterapkan secara langsung dalam kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi desa.

Program kerja yang dipaparkan dalam Lokdes selanjutnya menjadi pedoman mahasiswa dalam melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat selama 30 hari di Desa Kalisapu, Kecamatan Gunung Jati.

Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, pelaku UMKM, dan masyarakat, pelaksanaan KKN UIC diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi mampu melahirkan program yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Bagi mahasiswa, KKN juga menjadi ruang untuk belajar langsung dari masyarakat sekaligus menguji sejauh mana ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dapat memberikan solusi terhadap persoalan dan potensi yang ada di lingkungan desa.

(Falah)