• Ming. Jun 28th, 2026

Patut Diduga Kepemimpinan Ketua RT.005 RW.07 Kelurahan Pinangsia Kecamatan Tamansari Jakarta Barat Tidak Transparan

Jakarta.swaradesaku.com.
Ibu-ibu warga Rt.005 Rw. 07 Kelurahan Pinangsia Kecamatan Tamansari Jakarta Barat, mendatangi rumah Ketua Rt nya, pada Jum’at malam 26/6/2026.

Kedatangan Ibu-ibu warga Rt.005, pertanyakan sudah beberapa hari sampah menumpuk karena tidak diangkat.

Hadir pada malam itu perwakilan warga, Ibu Keza, Upi, Lia, Wiwi, Mama Ipan, Ibu Inang, Andri petugas sampah dan Hariyanto selaku Tokoh Masyarakat (Tomas).

Hal ini warga lakukan, dikarenakan sampah akhir-akhir ini menumpuk, setelah mendapati informasi dari Andri, ternyata honornya belum dibayarkan oleh Ketua Rt.

Pada akhirnya warga beramai-ramai mendatangi kediaman Ketua Rt, untuk mendapati penjelasan.

Menurut keterangan Ketua Rt.005 yang bernama Ilil, keterlambatan penanganan sampah dikarenakan uang iuran belum terkumpul, terangnya.

Perwakilan warga menanyakan jumlah KK yang bayar termasuk pengontrak anehnya yang wajib bayar kurang dari 50 KK, kemana selebihnya, hal ini jadi pertanyaan warga.

Sepatutnya Ketua tidak boleh memegang uang iuran warga selain bendahara, pinta warga.

Sepatutnya Pak Rt. bisa menyelesaikan masalah sampah, karena ada uang OP, minimal sebagian dari OP bisa disisihkan karena ada hak warga disitu, tanya Hariyanto.

Perwakilan warga seperti Mama Keza dan Upi serta Lia, menyarankan perlunya keterbukaan dan transparansi kedepannya, warga juga meminta adakan rapat warga setiap 3 bulan atau 6 bulan sekali, serta susunan pengurus harus jelas, patut diduga KSB nya kurang efektif.

Keberanian Ibu-ibu warga Rt.05 untuk menyampaikan keluhan secara langsung merupakan bentuk kontrol sosial bagi pimpinannya agar pimpinan tidak semena, semoga hal ini diikuti warga Rt. yang lainnya, harap Hariyanto.

(Har)