• Jum. Mei 1st, 2026

Bekasi.swaradesaku.com. Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi PPP, Hj. Nunung HS., SE., menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat masa reses. Hal itu disampaikannya saat menggelar reses Masa Persidangan Kedua Tahun Anggaran 2026 di Kampung Kedung Gede, Desa Setiamekar, Kecamatan Tambun Selatan, Kamis (30/4).

Dalam kegiatan tersebut, Nunung menekankan bahwa reses merupakan momen penting untuk memperkuat komunikasi dengan warga sekaligus menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di Daerah Pemilihan (Dapil) III Tambun Selatan.

“Reses ini menjadi kesempatan bagi saya untuk menyapa dan mendengar langsung usulan masyarakat. Tapi pada dasarnya, saya tidak harus menunggu reses untuk turun. Setiap hari saya berupaya hadir di forum-forum warga,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan kekompakan sebagai modal utama dalam mendorong pembangunan wilayah.

“Saya berharap masyarakat tetap kompak. Dengan kebersamaan, kita bisa mendorong kemajuan Tambun Selatan, khususnya di Desa Setiamekar,” tambahnya.

Dalam dialog bersama warga, sejumlah persoalan turut mengemuka, mulai dari keterbatasan pembangunan di kawasan perumahan hingga penguatan ekonomi masyarakat. Kepala Desa Setiamekar, H. Suryadi, SH, menyampaikan bahwa pemerintah desa menghadapi kendala dalam pembangunan di lingkungan perumahan yang belum diserahterimakan kepada pemerintah daerah.

“Kondisi ini menjadi keresahan warga, karena fasilitas umum seperti sekolah banyak berada di lahan fasos dan fasum perumahan. Perlu ada solusi bersama agar pembangunan tetap bisa berjalan,” jelasnya.

Selain itu, Suryadi juga mendorong peningkatan kemandirian ekonomi warga, khususnya generasi muda, melalui kegiatan wirausaha. Ia bahkan membuka peluang kerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM untuk memanfaatkan fasilitas desa sebagai lokasi pelatihan.

Sementara itu, Kabag Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD Kabupaten Bekasi, Drs. Taufiqurrohman, menegaskan bahwa reses merupakan sarana penting bagi anggota dewan untuk menghimpun aspirasi masyarakat secara langsung.

Dari sisi pemberdayaan ekonomi, perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi, Neng Fachriyana, menyampaikan bahwa pihaknya terus menggencarkan pelatihan bagi pelaku UMKM dengan mendekatkan lokasi kegiatan ke masyarakat.

“Kami sudah tidak lagi menyelenggarakan pelatihan di hotel, melainkan di kantor desa dan kampus. Tahun ini ada 13 jenis pelatihan yang bisa diikuti masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan reses ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, kader posyandu, RT/RW, hingga perangkat desa. Hadir pula perwakilan dari sejumlah organisasi perangkat daerah, seperti Disbudpora, Disnaker, dan DPMD Kabupaten Bekasi.

Melalui reses ini, Nunung berharap aspirasi yang disampaikan masyarakat dapat menjadi dasar dalam memperjuangkan program pembangunan yang lebih tepat sasaran di Tambun Selatan.

(Wahyu Rahayu)