Sukabumi.swaradesaku.com. Adanya permasalahan uang donasi yang di duga di endapkan oleh oknum Bendahara Desa Mekarnangka, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, memjadi perbincangan di kalangan warga.
Kegaduhan ini di akibatkan tidak adanya keterbukaan oknum bendahara kepada keluarga pasien pasca terkumpul nya donasi dari masyarakat Desa Mekarnangka.

Menurut oknum bendahara yang berinisial AR semua sudah clear dan uang sudah di berikan semua, namun pemberian itu diduga setelah sudah ramai di masyarakat, karena menurut keterangan kelurga pasien tidak ada nya kejelasan yang pasti
Ketika diminta keterangan AR menjelaskan bahwa benar uang itu ada di pegang bendahara.
” Benar bahwa uang donasi itu ada di saya namun tidak berupa uang cash masih di e.money belum.di cairkan” tegas nya ( 07/ 04/ 2026).
Yang menjadi pertanyaan kelurga pasien kenapa tidak terbuka bahwa ada uang donasi di oknum bendahara, dan kenapa juga tidak di cairkan di Bandung dan dikasihkan langsung malah mencairkan setelah di Cibadak.
Yang lebih kaget lagi pasien ada yang merasa iba memberikan uang sebesar Rp 50.000,- karena merasa kasihan mereka belum pada makan, lucu nya uang tersebut malah di pinjem sama oknum bendahara tersebut.
Keluraga pasien kerap di panggil JW meyampaikan melalui WhatsApp permasalahan ini belum dinyatakan claer karena belum kedatangan siapapun dari pihak desa atau oknum bendahara tersebut.
” saya ga pernah kedatangan apalagi ada kejelasan atau klarifikasi dari oknum tersebut atau siapapun. Masa sudah bersalah tidak mau minta maaf. Sedangkan jauh- jauh hari permasalahan ini sudah di bicarakan sama Sekretaris Desa , tegas nya.
Jadi yang di permasalahkan kelurga pasien bukan tentang donasi nya akan tetapi tentang etika dan kepedulian si oknum Bendahara yang kurang berkenan kepada keluarga pasien, dan hal ini dapat membahayakan pasien, tambah JW.
(Ojem)
