Cirebon.swaradesaku.com. Pasca kebakaran hebat yang melanda Pasar Desa Lemahabang Kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, dan menghanguskan sekitar 210 unit los pasar, Pemerintah Desa (Pemdes) Lemahabang Kulon langsung bergerak cepat. Melalui musyawarah bersama pedagang terdampak, pemdes memutuskan untuk membangun pasar darurat dengan menyiapkan sedikitnya 165 unit kios sementara, Sabtu (3/1/2026).
Kuwu Lemahabang Kulon, Rudiyana, menjelaskan bahwa pasca peristiwa kebakaran tersebut, pihaknya segera melakukan pendataan terhadap para pedagang yang terdampak. Dari total 210 los yang terbakar, terdapat sekitar 185 pedagang aktif, mengingat sebagian pedagang memiliki lebih dari satu los.
“Setelah pendataan selesai, kami bersama panitia yang telah dibentuk mengumpulkan para pedagang terdampak untuk bermusyawarah dan mencari solusi terbaik pasca musibah ini,” ujar Rudiyana.
Hasil musyawarah tersebut menyepakati pembangunan pasar sementara yang akan ditempatkan di sekitar lokasi pasar yang terbakar, dengan memanfaatkan area sepanjang akses jalan menuju pasar, agar para pedagang dapat kembali berjualan dan roda ekonomi masyarakat tetap berjalan.
“Saat ini fokus utama kami adalah bagaimana pedagang yang tertimpa musibah ini bisa kembali berjualan. Karena itu, kami prioritaskan pembangunan pasar darurat,” ungkapnya.
Terkait pembiayaan pembangunan kios darurat, Rudiyana mengakui bahwa hingga saat ini Pemdes belum memiliki investor atau pengembang khusus. Namun, kepedulian datang dari salah seorang pedagang yang bersedia membantu permodalan awal pembangunan pasar darurat, agar sesama pedagang tidak semakin terpuruk akibat musibah kebakaran.
“Dari hasil pemetaan panitia, akan dibangun sekitar 165 kios pasar darurat dengan ukuran 2 x 3 meter. Jumlah ini dinilai cukup untuk menampung seluruh pedagang terdampak. Pedagang yang sebelumnya memiliki dua atau tiga los, akan difasilitasi satu kios terlebih dahulu, yang terpenting semua bisa tertampung,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rudiyana menambahkan bahwa musibah kebakaran Pasar Lemahabang Kulon telah mengundang keprihatinan berbagai pihak. Selain swadaya dan solidaritas pedagang, pembangunan pasar darurat ini juga mendapat dukungan dari dua anggota DPRD Kabupaten Cirebon yang turut memberikan bantuan materi sebagai bentuk kepedulian terhadap para pedagang.
“Insya Allah pasar darurat ini akan segera dibangun, paling lambat minggu depan. Alhamdulillah, ada dua anggota DPRD Kabupaten Cirebon yang peduli dan turut membantu untuk pembangunan pasar darurat ini,” pungkasnya.
( Ade Falah )
