Kecurangan Pemilu Di Nanggung Bogor Di Bongkar Wiranto Ada Dugaan Aparat Desa Terlibat

    Bogor.swaradesaku.com. Dugaan kecurangan Pemilu di Nanggung Bogor menjadi perhatian publik. Kecurangan tersebut diduga melibatkan aparat desa, RT dan RW setempat.

    Video aparat desa mencoblos di bilik suara pun viral di media sosial. Aparat RT berinisial MM mewakili warganya mencoblos.

    Kejadian itu terjadi di Kampung Cihalang, Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung, Bogor.

    MM disebut-sebut mengarahkan pemilih, bahkan mencoblos sendiri surat suara pilpres untuk pasangan nomor 01 Jokowi-Ma’ruf Amin.

    Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor mengkonfirmasi dugaan kecurangan Pemilu di Kecamatan Nanggung tersebut.

    Bawaslu mengatakan, dugaan kecurangan itu terjadi di TPS 24 Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung, Bogor.

    “Setelah dikroscek, betul ada kejadian seperti itu. Cuma memang yang bersangkutan bukan KPPS dan suara untuk Paslon lain juga tidak kosong,” ujar Komisioner Bawaslu Kabupaten Bogor, Ridwan Arifin.

    Menurutnya, kejadian itu telah menjadi temuan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Nanggung dan kasus sudah diteruskan ke Bawaslu Kabupaten Bogor.

    Ridwan juga memberika bukti foto form C-1 Plano di TPS 24, Desa Curugbitung, Kecamatan Nanggung. Dalam form itu, dari 264 suara yang masuk, 263 suara dinyatakan sah dan 1 suara tidak sah.

    Dari jumlah suara sah yang masuk, Paslon nomor urut 01 mendapatkan 225 suara sementara Paslon nomor urut 02 mendapatkan 38 suara.

    Terpisah, Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor Irfan Firmansyah mengungkapkan, dugaan kecurangan itu berawal dari laporan Panwascam Nangggung dari masalah pemilih yang meminta didampingi oleh KPPS.

    Namun, secara prosedur, kata Irfan, hal itu diperkenankan apabila pemilih meminta pendampingan dan mengisi form C-3.

    “Nah ini masih kita dalami. Karena form masih dalam kotak. Kita juga nanti konfirmasi ke pemilih juga apakah minta pendampingan dan form C-3 diisi atau tidak,” katanya.

    Dia melanjutkan, ada dugaan KPPS setempat menghilangkan hak pilih masyarakat.

    “Karena ada yang bilang diarahkan nyoblos yang itu-itu lagi. Nah ini masih didalami. Investigasi dari Panwascam Nanggung juga sudah ada,” kata Irfan.

    Viralnya video yang memperlihatkan dugaan kecurangan Pemilu di Nanggung Bogor menyita perhatian tim Fakta TV One.

    Tim Fakta melakukan invesitigasi dengan mendatangi lokasi. Hasilnya cukup mengejutkan.

    Beberapa warga mengaku diwakili oleh aparat RT setempat untuk mencoblos di bilik suara.

    Dugaan kecurangan itu tidak hanya terjadi di TPS 24, tapi juga di TPS 23 Kampung Cihalang, Desa Curugbitung, Nanggung.

    Wiranto, salah satu warga Kampung Cihalang membeberken modus kecurangan di Pemilu di TPS 23.

    “Waktu itu saya mau mencoblos, datang ke TPS. Pas saya datang, saya melihat kecurangan-kecurangan yang Bapak Maman lakukan,” ucap Wiranto kepada tim Fakta TV One.

    Pemuda 19 tahun itu menambahkan, Maman adalah RT setempat. Dia mengarahkan warga untuk mencoblos salah satu capres. Bahkan, dia mencobloskan beberapa warga.

    “Saya masuk ke tempat TPS, terus Bapak Maman ambil hak (kartu pemilih). Pak Maman ambil lalu dia cobloskan. Saya sempat bertanya ‘kok Pak Maman sih yang mencoblos’? Terus kata Pak Maman, gak usah (protes), kamu diam saja. Kamu harus nurut sama orang tua,” tambah Wiranto.

    Wiranto membeberkan bahwa bukan hanya dia yang dicobloskan surat suaranya oleh Maman. Beberapa warga setempat juga senasib dengan Wiranto.

    “Ada Ari, ada Henry, banyak sih,” tandas Wiranto yang pengakuannya diamini oleh Ari dan Henry.(Red/PS)








    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *