Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Perolehan Suara Kec Ciseeng

    Bogor, swaradesaku.com. Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perolehan suara di Kec. Ciseeng digelar siang hari ini (Senin, 29 April 219) di aula kantor Kecamatan Ciseeng Kab. Bogor.

    Selain Camat Ciseeng H. Edy Muslihat S.Sos, Sekcam Erismawan, tampak hadir pula para anggota KPPS, PPS, Ketua dan wakil ketua PPK, Ketua Panwascam Mulyadi Joron, bersama Kapolsek Parung Kompol Parmin SH, Danramil Kapt. Inf. Iwan Wardhana, saksi dari Partai peserta pemilu dan saksi dari caleg yang ada di Dapil VI (Umsah, Asep, Dewi, Ian Hade, Angen, Regy Suryadih, Yadi Pdi, Mahmur, Tato Morales, dll

    Dalam kesempatan pertama, sebagai orang nomor 1 di Kec. Ciseeng, H. Edy Muslihat S.Sos menyatakan kegembiraannya karena pesta demokrasi berjalan tanpa masalah, sukses tidak ada halangan yang berarti. Walai diakui sebelumnya ada kendala dengan jebolnya tembok gedung olah raga PGRI sebagai lokasi penghitungan suara Pemilu Th. 2019. Namun tidak ada lagi hambatan dimana hasil pleno di kecamatan segera dilanjutkan ke KPUD Kab. Bogor.

    Begitu pula halnya dengan Kapolsek Parung Kompol Parmin SH, melihat diakhir rapat pleno hari ini sukses dengan aman serta kondusif. Ia berterima kasih kepada seluruh anggotanya dan anggota Koramil Parung. Insya Allah besok (Selasa, 30 April 2019) seluruh aparat kamtibmas akan ditarik dari lokasi penghitungan suara.

    Danramil Kapt.Inf. Iwan Wardhana dengan tegas menyatakan bangga, karena apa yang dilaksanakan telah berhasil dan sukses. Walau pada waktu yang hampir bersamaan ada kendala musibah puting beliung didesa di wilayah Kec. Ciseeng. Kapt.Inf. Iwan Wardhana memberi apresiasi kepada seluruh petugas penyelenggara pemilu serta petugas kamtibmas dari TNI dan POLRI, bilamana seluruh penyelenggaraan telah selesai, maka 4 anggota TNI di Kec. Parung dan Kec. Ciseeng akan dikembalikan ke BKO 315.

    Ketua Panwascam Mulyadi Joron mengatakan bahwa rekapitulasi telah berjalan selama sembilan (9) hari, membuat suasana menjadi panas karena gedung olahraga milik PGRI tidak memiliki penyejuk ruangan. Ia berharap waktu itu KPPS bisa meminimalisir setiap kesalahan di tingkat TPS. Sehingga tidak ada caleg, partai, atau siapapun yang merasa dirugikan oleh kesalahan dalam pengisian berita acara. Insya Allah semua akan terbebas dari gugatan di tingkat kabupaten. (Agustion)

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *