Pemilu 2019 Membawa Duka Jumlah KPPS Yang Meninggal Kini Bertambah

Bogor.swaradesaku.com. Jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia usai Pemilu 2019 mencapai 91 orang. Jumlah tersebut adalah data hingga Senin, 22 April 2019 pukul 16.15 WIB, dengan jumlah terbanyak berasal dari Jawa Barat.

Kini jumlah tersebut bertambah Ketua KPPS 16 Desa Galuga Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor a/n Eneng Jamilah 30 tahun Meninggal akibat kecelakaan di daerah Cemplang Bogor, usai melaksanakan sidang pleno di Kecamatan Cibungbulang. Kejadian tersebut pada Selasa (23/4/19) pukul 19.00 WIB. Diduga Eneng Jamilah Kelelahan sehingga terjadi kecelakaan tersebut.

Kami atas nama PPK Kec. Cibungbulang turut berduka atas meninggalnya ketua KPPS Desa Galuga, semoga amal baiknya waktu menjalankan tugas negara (Pejuang  Demokrasi) diterima oleh Allah SWT. Aamiin,” ujar Ketua PPK Kec. Cibungbulang Jafar Sodik.

Pemilu ini memang sangat menguras tenaga para pelaksana pimilu.

“Kami langsung meluncur kerumah Almarhumah, ketika mendapat kabar,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman mengatakan, potensi kejadian seperti itu sebenarnya sudah sempat diantisipasi KPU. Salah satunya, KPU sempat menyusun perencanaan anggaran yang berkaitan dengan sistem kerja KPPS. Bahkan, dalam menyeleksi anggota KPPS, pihaknya mencari orang yang secara fisik dan mental betul-betul sehat.

“Ketika kami memilih itu memang mencari orang-orang yang sehat fisiknya, sehat mentalnya. Karena sehat fisiknya saja juga beresiko kalau orang ditekan kanan-kiri gampang down, nggak bisa,” ujar Arief di Jakarta pada Sabtu, 20 April 2019.

Arief, menambahkan, sebenarnya pernah mengusulkan adanya anggaran untuk asuransi bagi KPPS. “Sebetulnya sejak awal menyusun anggaran, kami minta ada asuransi. Tapi kan karena berbagai macam, hal itu tidak bisa, maka kami mengusulkan agar bisa diberi santunan,” demikian tuturnya.(Yoga)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*