3 Orang Pekerja Proyek Tertimbun Tanah Longsor

    Bogor.swaradesaku.com.Telah terjadi musibah tanah longsor pada saat pekerjaan pembuatan Turap (tebing penahan tanah).

    Kronologis kejadian :
    Pada hari Rabu tgl 06 Nopember 2019 diketahui sekira jam 10.15 wib di Kp. Loji Rt. 004 Rw. 002 Desa Cileungsi Kecamatan Ciawi Kabupaten Bogor.

    Tanah longsor tersebut menimpa pekerja proyek yang mengakibatkan 1 (satu) orang Luka Berat dan 2 (dua) orang luka ringan.

    Korban :
    1.Kosasih 62  Tahun, Kp Loji Rt. 004/002 luka ringan

    2.Iding 42 tahun asal leuwiliang luka ringan

    3.Apandi, 65 Tahun, Kp Loji Rt. 004/002 luka berat

    Masyarakat yang melihat kejadian tersebut sepontan membantu pekerja yang tertimbun.

    Saat di konfirmasi kepada pihak yang bertanggung jawab Jhonarudin dari PT Rahan Putra oleh awak media swaradesaku mengatakan, tenaga kerja yang terkena musibah tiga orang dan dua orang sudah pulang dan satu orang lagi masih di Rs Ciawi.

    Jhonarudin menjelaskan kejadian tersebut bermula para pekerja yang membuat bronjong di bawah tebing tiba tiba tanah tersebut longsor.

    Mengingat tanah tersebut tidak labil dan tidak tahu situasi alam,maka terjadi lah longsor.

    Kita tidak bisa prediksi kejadiaan alam,dengan terjadinya kecelakaan kerja ini, perusahaan bertanggung jawab sepenuhnya.

    Biaya perawatan korban kecelakaan ini,sepenuhnya di tanggung oleh perusahaan.

    Para pekerja yang mengalami kecelakaan tidak ikut serta dalam BPJS Ketenaga kerjaan karena mereka adalah pekerja harian lepas,paparnya.

    Kepala Desa Cilengsi B Subandi saat ditemui dilokasi kejadian mengatakan,kalau di lihat dari kronologis sebetulnya ini merupakan bencana alam.

    Kita tidak tahu awalnya seperti apa,tapi pada pihak pemborong harus tetap memperhatikan tingkat keamanan dan keselamatan kerja.

    Mungkin dengan kejadian ini,buat pelajaran bagi mereka untuk lebih berhati hati lagi dalam melaksana kan pekerjaan.

    Dan kami atas nama pemerintah Desa tetap akan memperhatikan serta mendorong pada pihak kontraktor untuk memperhatikan keselamatan kerja.

    Mengingat para pekerja tersebut adalah tulang punggung keluarga.(umar /her)

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *