Adira Finance Graha Cibinong Bogor Di Geruduk Sejumlah Ormas

      

    Bogor.swaradesaku.com.Penarikan kendaraan bermotor secara paksa menimbulkan polemik di masyarakat.

    Walaupun secara jelas undang undang telah mengatur tentang fiducia terhadap leashing dan nasabahnya namun secara faktanya masih saja terjadi penarikan motor secara sepihak yang di lakukan oleh oknum leashing.

    Pihak Adira finance masih menggunakan preman untuk penarikan kendaraan bermotor, dengan sebutan eksternal (debt colector)

    Sempat terjadi kericuhan antara Ormas dan debt colector Adira finance di lokasi kantor tersebut, namun untungnya tidak ada korban jiwa.

    Walaupun dengan berbagai alasan yang hanya menguntungkan secara sepihak namun tidak di benarkan secara hukum.

    Kamis pagi (1/8/19) kantor Adira finance yang berada di Ruko Graha Cibinong didatangi oleh berbagai organisasi masyarakat (ormas) mereka meminta motor nya yang di tarik oleh pihak Adira finance agar dikembalikan.

    Karena penarikan motor tersebut di lakukan secara sepihak oleh pihak Adira finance tanpa mengindahkan kaidah hukum yang berlaku.

    Salah seorang anggota ormas yang tidak mau di sebutkan namanya mengatakan, motor ditarik secara paksa oleh colector tanpa musyawarah terlebih dahulu dan setelah di datangi kekantor Adira Finance pihak Adira finance meminta pembayaran selama 6 bulan angsuran.

    Padahal keterlambatan pembayaran hanya 2 bulan dan jelas pihak Adira membuat aturan secara sepihak tanpa mengikuti peraturan yang sudah di buat oleh pemerintah.

    Kalau sampai hal ini pihak Adira finance tidak ada itikad baik maka kami akan tempuh jalur hukum.demikian ucapnya.(Red)

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *