Burhanudin: keberadaan Flyover atau Underpass Di Bojongggede Sudah Sangat Mendesak Dan Sebuah Solusi


    Bogor. swaradesaku.com. Pemkab Bogor membutuhkan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk menghapus 
    pintu perlintasan sebidang Kereta Rel Listrik (KRL) di Kecamatan Bojonggede yang kemudian dibangun flyover atau underpass. Anggaran Rp10 miliar tersebut nantinya dipergunakan untuk pembebasan lahan. 

    “Kita sangat mendukung penuh rencana BPTJ yang akan membenahi atau menghapus perlintasan sebidang di Bojongggede ini. Tapi kita lihat dulu Feasibility Study (FS) dan Detail Engineering Design (DED)-nya. Kemudian berapa kebutuhan lahannya. Tapi jika dilihat kita perkirakan butuh Rp10 miliaran,” ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin usai mendampingi rombongan BPTJ meninjau lokasi rencana pembangunan underpass atau fly over di Lapangan Siaga, Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jumat (26/07/2019).

    Menurut Burhanudin, keberadaan flyover atau underpass di Bojongggede sudah sangat mendesak dan sebuah solusi dalam mengatasi kemacetan maupun kecelakaan yang diakibatkan tertabrak kereta. Dia pun berharap BPTJ segera merealisasikan rencana tersebut sebagai salah satu upaya mengatasi permasalahan kemacetan di Kabupaten Bogor. 

    Burhanudin menuturkan, upaya untuk mewujudkan pembangunan flyover atau underpass harus didukung Pemkab Bogor dalam hal pembebasan lahannya, sedangkan anggaran fisik konstruksinya ada di pemerintah pusat.”Domain pembangunan ada di Kemenhub melalui BPTJ, maka Pemkab Bogor akan membebaskan lahan yang di butuhkan dalam pembangunan tersebut,” ujarnya.(Red)
    Sumber : metro.sindonews.com.

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *