Sosialisasi Percepatan Penurunan Stunting Kecamatan Ciseeng Melalui Kader Posyandu Dan Kader Kesehatan Masyarakat Se Kecamatan Ciseeng

    Bogor, swaradesaku.com. Aula kantor Kecamatan Ciseeng pada Selasa pagi (09/07/2019) dipenuhi oleh undangan yang mayoritas adalah kaum wanita.

    Para kader posyandu dan kader kesehatan lebih dari seratus posyandu se Kec. Ciseeng hadir untuk mendapatkan penyuluhan mengenai stunting oleh narasumber dari Tim Trainer Kab. Bogor: R. Nila Rosani S.Pd, Tini Suhartini S.Pd, Mufarihah S.Ag, Suryani M.Pd, Susmiyati S.Pdi, Sanih Mariyani S.Pdi.

    Pada kesempatan tersebut telah hadir Camat Plt. Erismawan S.Sos, H. Atit, Jaimin, Sakur Y, Kasatpol Sutarjo, Nenih Triana, Fery, Ernawati Kasim, perwakilan Puskesmas Ciseeng (dr. Makmur. S, Risman Ginting, Dewi Sukreni), Iskandariah (PDP), serta para kader posyandu dari 10 desa se Kec. Ciseeng diantaranya: Ijah Khodijah, Umsah, Mimin Mintarsih, Eni Irma, B. Lisa M, Nurlela, Anah, Anih R, Yanti, Ernawati, Widayati, Rita Z, Enin, Haedaroh, Cacih Juharyati, Maryati, Marnah, M. Ruslan, Aryani, Reni A, Neng Imas Suhaeni, Mas Dewi Hajah, serta kader posyandu lainnya.

    Saat Camat Plt Erismawan S.Sos diberi kesempatan oleh pembawa acara untuk memberikan sepatah dua patah kata, dengan penuh semangat dan wajah sumringah mengatakan kalau kehadiran para kader posyandu dan kader kesehatan yang mayoritas kaum wanita itu, dapat kiranya memperoleh ilmu dari para narasumber dari tim trainer Kab. Bogor. Dapat bertanya mengenai percepatan penurunan stunting yang penyebabnya dikarenakan tidak memenuhinya unsur kesehatan, yaitu 4 sehat 5 sempurna ditambah dengan makanan yang bergizi.

    Mewakili Kepala Puskesmas Ciseeng yang berhalangan hadir, Risman Ginting mengucapkan terima kasih akan kebersamaan hari itu yang tekh berpeluang mendapatkan ilmu bagaimana caranya memberantas stunting. Masalah gizi buruk di Kec. Ciseeng sudah terlewatkan, namun bilmana masih ada maka harus dirujuk segera ke Puskesmas Ciseeng.

    Sementara itu salah satu narasumber dari Kab. Bogor, R. Nila Rosani S.Pd juga memberikan informasi dan penjelasan kepada kader posyandu yang hadir. Menjelaskan kalau semua narasumber Kab. Bogor sudah terlatih dalam hal stunting. Dan berbicara masalah anak, para orang tua terutama kaum ibu agar lebih memperhatikan anak-anaknya. Begitu pula dengan lingkungan. Stunting adalah gangguan fisik secara kronis karena tidak terpenuhinya nutrisi.

    Kata R. Nila Rosani S.Pd kembali, kondisi anak harus diperhatikan secara maksimal, sejak dalam kandungan, sampai bayi lahir wajib diperhatikan gizinya, termasuk kasih sayang pada sang anak tentunya.

    Selain R. Nila Rosani S.Pd, narasumber lainnya pun memberikan paparan dan penjelasan kepada seluruh kader posyandu dan kader kesehatan hingga menjelang siang, sampai para undangan yang hadir memahami apa stunting itu. (Agustion)

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *